Perilaku Reduksi Briket Bijih Besi dan Batubara Peringkat Rendah Aceh

Nurdin Ali, Khairil Khairil, Mahendra Saputra

Abstract


Peneltian ini adalah bertujuan untuk mengkaji tentang pengolahan bijih besi menggunakan metode reduksi langsung berbasis pada batubara peringkat rendah dari Nagan Raya, Aceh. Proses reduksi langsung menggunakan reaktor pemanas listrik untuk mengsimulasikan temperatur reduksi. Temperatur reduksi yang digunakan adalah 550o, 650o, dan 750oC, kemudian dinjeksikan gas CO2 dan N2  sebanyak 10 dan 1 liter/menit sebagai media pereduksi. Rasio persen komposisi batubara, bijih besi dan ter yang digunakan adalah 80:10:10, 70:20:10, dan 60:30:10. Model shrinking core diaplikasikan untuk mempelajari prilaku reduksi briket bijih besi dan batubara. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa laju reduksi meningkat dengan meningkatnya persen batubara briket, temperatur dan interval waktu reduksi. Laju penurunan massa dan reduksi briket maksimum terjadi pada temperatur 750oC dengan variasi campuran 60:30:10 adalah 0,237 dan 23,66%. Energi aktivasi untuk variasi batubara 10, 20 dan 30% berturut-turut adalah 10,14, 3,73 dan 2,82 kJ/mol.

Keywords


bijih besi, batubara muda, reduksi langsung, shrinking core, energi aktivasi

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2017). Dailly Investor, Berita Industri, Industri Baja Diimbau Gunakan bahan Baku Lokal. dari: http://www.kemenperin.go.id/artikel/10888/Industri-Baja-Diimbau-Gunakan-bahan-Baku-Lokal, diakses tanggal 6 Februari 2017

Dinamika, Y. (2014). Bijih Besi di Aceh Bermineral Tinggi. Serambi Indonesia, dari http://aceh.tribunnews.com/2014/01/16/bijih-besi-di-aceh-bermineral-tinggi, diakses 6 Februari 2017

Hashem, N. M., Salah, B. A., El-hussiny, N. A., Sayed, S. A., Khalifa, M. G., & Shalabi, M. H. (2015). Reduction Kinetics of Egyptian Iron Ore by Non Coking Coal. International Journal of Scientific & Engineering Research, 6(3).

Khairil, Iskandar, & Mahiddin. (2015). Kaji eksperimental prilaku degradasi kokas dari batubara muda Paper presented at the Proceeding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XIV (SNTTM XIV) Banjarmasin 7-8 Oktober 20015.

Mahidin. (2011). Pengaruh Penambahan Biji Jarak dalam campuran batubara peringkat rendah dan cangkang sawit (bio-briket) terhadapa laju pembakarannya. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri 9(1), 81-87.

Mashhadi, H. A., Rastgoo, A. R., & Khaki, J. V. (2008). An Invetigation on The Reduction of Iron Ore Pellets in Fixed Bed of Domestic Non-Cocking Coals. Int. J. of ISSI, 5(1), 8-14.

Pati, R. R. (2008). Reduction Behaviour of Iron Ore Pellets. Unpublished Bachelor, National Institute Of Technology, Rourkela, India.

Pranoto, Y., Atmadja, S. T., & Umardani, Y. (2015). Uji karakteristi sponge iron hasil reduksi menggunakan burner las asitelein dari pasir besi pantai asemdoyong Pemalang PEMALANG. Jurnal Teknik Mesin S-1 3(2), 149-156

Mifa Bersaudara, PT (2017). Spesifikasi dari: http://www.mifacoal.co.id/id-id/PRODUK-PASAR/Spesifikasi, diakses 6 Februari 2017

Rashid, R. Z. A., Salleh, H. M., Ani, M. H., Yunus, N. A., Akiyama, T., & Purwanto, H. (2014). Reduction of low grade iron ore pellet using palm kernel shell. Renewable Energy, 63, 617-623.

Sarkar, B. K., Samanta, S., Dey, R., & Das, G. C. (2016). A study on reduction kinetics titaniferous magnetite ore lean grade coal. Int. J. of Mineral Processing, 152, 36-45.




DOI: https://doi.org/10.23955/rkl.v13i1.10185

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Nurdin Ali

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN

Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, Jl. Tgk. Syech Abdur Rauf No.7, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, INDONESIA