Penyulingan Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) Menggunakan Alat Penyuling Uap Modifikasi dan Konvensional

Mahlinda Mahlinda, Vinno Arifiansyah, Muhammad Dani Supardan

Abstract


Penyulingan minyak nilam umumnya memerlukan waktu proses yang lama dan mengkonsumsi energi yang relatif besar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penyulingan minyak nilam menggunakan alat penyuling sistem uap modifikasi. Modifikasi alat penyuling dilakukan dengan tujuan peningkatan efisiensi penggunaan energi sehingga proses penyulingan minyak nilam dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat dan rendemen yang lebih tinggi dibandingkan penyulingan menggunakan alat konvensional (tanpa modifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi minyak nilam menggunakan alat penyuling modifikasi menghasilkan rendemen lebih tinggi dibandingkan alat penyuling konvensional. Dibandingkan dengan penyulingan konvensional, proses penyulingan menggunakan alat modifikasi dapat menghemat waktu distilasi sekitar 1 jam tetapi warna dari minyak nilam menjadi coklat tua karena pengaruh temperatur uap yang tinggi. Hasil pengujian mutu terhadap warna, densitas, indek bias dan putaran optik minyak nilam yang dihasilkan menunjukkan parameter-parameter yang diuji sudah memenuhi persyaratan sesuai Standar Nasional Indonesia No. 06-2385-2006.


Keywords


konvensional, minyak nilam, modifikasi, penyulingan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.23955/rkl.v14i1.13475

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Mahlinda Mahlinda, Vinno Arifiansyah, Muhammad Dani Supardan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN

Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, Jl. Tgk. Syech Abdur Rauf No.7, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, INDONESIA