Penyisihan Fenol, H2S Dan COD Limbah Cair Lumpur Bor Dengan Proses Oksidasi Lanjut Berbasis Ozon

Jecky Asmura, David Adrio, Wanda Suwarno

Abstract


Limbah cair lumpur pengeboran minyak bumi termasuk limbah B3 yang mengandung konsentrasi fenol, H2S (sulfida terlarut) dan COD berurutan sebesar 43,4 mg/L; 7,332 mg/L dan 3400 mg/L. Pada penelitian ini dilakukan penyisihan parameter tersebut menggunakan proses oksidasi lanjut berbasis ozon dengan nilai potensial oksidasi 2,08 eV. Teknik Ozonasi dilakukan dengan cara menginjeksikan ozon pada reaktor sistem kontinyu. Gas ozon yang digunakan berasal dari ozonizer WS88011i dengan produktivitas ozon kisaran 0,239-0,264 gr/jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH dan waktu kontak terbaik dengan variasi masing-masing pH alami; 8; 10; 12 dan 60; 80; 100; 120 menit. Dari hasil penelitian ini menunjukkan persentase penurunan fenol sebesar 88,02% dengan waktu kontak 100 menit, H2S sebesar 79,51% dengan waktu kontak 120 menit, COD sebesar 60,46% dengan waktu kontak 100 menit. Kondisi terbaik dari penurunan konsentrasi parameter-parameter tersebut berada pada pH 12.   


Keywords


ozonasi; AOPs; limbah lumpur pengeboran; fenol; COD; H2S

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.23955/rkl.v12i2.8010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Wanda Suwarno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN

Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, Jl. Tgk. Syech Abdur Rauf No.7, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, INDONESIA