HAK MEMPEROLEH PENDIDIKAN INKLUSIF TERHADAP PENYANDANG DISABILITAS

Mudhafar Anzari, A. Hamid Sarong, M. Nur Rasyid

Abstract


Pendidikan inklusif adalah sebuah layanan pendidikan peserta didik berkebutuhan khusus yang tergolong luar biasa dikarenakan kondisi fisik, mental maupun kecerdasan luar biasa. Tahapan Implementasinya ditemukan kendala pada pemerintah sebagai penanggung jawab pemenuhan hak pendidikan maupun sekolah sebagai penyelenggara pendidikan. Untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut berkenaan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris adalah penelitian hukum mengenai pelaksanaan pendidikan inklusif, dengan menggunakan pendekatan mengkaji seluruh perundang-undangan mengenai pendidikan inkusif. Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Kota Banda Aceh belum maksimal dalam hal pengelolaan, pengembangan, maupun peningkatan mutu pendidikan inklusif yang terlihat pada implementasinya di sekolah-sekolah. Padahal pemerintah punya tanggungjawab dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pemberdayaan sekolah inklusif. Sekolah menyelenggarakannya berdasarkan kemampuan sumber daya guru seadanya dengan aksesibilitas yang kurang mendukung. Padahal pendidikan inklusif itu sendiri bersifat terbuka untuk anak dengan segala jenis hambatan yang dialaminya.

 

The special education inclusive  to students who have difficulty in following the learning process because of physical, emotional, mental, social, and / or have the potential of intelligence and special talent. Stages of Implementation constraints on the Government as found in charge of fulfilling the rights education as well as schools as education providers. For that needed further research concerning the holding of inclusive education in Banda Aceh. This research method is empirical juridical legal research on the implementation of inclusive education, using an approach examines all legislation concerning inclusive education. The results showed Banda Aceh city government hasn't been fullest in terms of management, development as well as improved quality of education for inclusive seen on its implementation in schools. Where as the Government had a responsibility to improve the quality of education and empowerment of inclusive schools. The school commissioned the work based onthe ability of the resource teacher potluck with less accessibility support. But the inclusive education it self are open to children with all types of barriers that affect them.


Keywords


Penyandang Disabilitas; Pendidikan Inklusif; aksesibilitas; Persons with Disabilities; Inclusive Education; accessibility

Full Text:

PDF

References


a.Buku-Buku

Bandi Delphi, Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus dalam Setting Pendidikan Inklusif, Yogyakarta, KTSP, 2009

Fransis Wahono, Kapitalisme Pendidikan, Yogyakarta, Insist Press, 2001

Frida Mangungsong, Psikologi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus jilid Kesatu, Jakarta, LPSP3 UI, 2009

Lay Kakeh Marthan, Manajemen Pendidikan Inklusif, Jakarta, Dikti

Mutia Rin Diani, Mata yang Mendengar Arsitektur Bagi Tunarungu, Yogyakarta, Lamalera, 2012.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 2009

Omi Intan Naomi, Pembebasan dan Pembangunan, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 1997

Suparno, Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Bahan Ajar Cetak), Jakarta, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional

b. Jurnal

Mahabbati, Aini. "Kebijakan, Implementasi dan Isu Strategis Pendidikan Bagi Individu Berkebutuhan Khusus." Jurnal Pendidikan Islam 3.1 (2014): 31-46.

Kartika Gabriela Rompis, Perlindungan Hukum Terhadap Penyandang Disabilitas dalam Perspektif Hukum Hak Asasi Manusia, Lex Administratum, Vol. IV/No.2/Feb/2016

Masbur, Kontrruksi dan Model Praksis Pendidikan Inklusif (Suatu Analisis dengan Pendekatan Sosio-Eksploratif), Jurnal Edukasi Vol 1, Nomor 2, Juli 2015.

Tarnoto, Nissa. "Permasalahan-permasalahan yang Dihadapi Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi pada Tingkat SD." HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal 13.1 (2016): 50-61.

Soeparman, Sudjito. "Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan studi mahasiswa penyandang disabilitas." INDONESIAN JOURNAL OF DISABILITY STUDIES (IJDS) 1.1 (2014).

Tarmansyah, Tarmansyah. "PELAKSANAAN PENDIDIKAN INKLUSIFDI SD NEGERI 03 ALAI PADANG UTARA KOTA PADANG (Studi Pelaksanaan Pendidikan di Sekolah Ujicoba Sistem Pendidikan Inklusif)." Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan 9.1 (2012): 1-16.

Handayani, Titik, and Angga Sisca Rahadian. "Peraturan perundangan dan implementasi pendidikan inklusif." Masyarakat Indonesia 39.1 (2013): 27-48.




DOI: https://doi.org/10.9119/sklj.v2i1.10586

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Syiah Kuala Law Journal (SKLJ)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Gedung Redaksi

SYIAH KUALA LAW JOURNAL

Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
Jalan Putroe Phang No.1. Darussalam, Provinsi Aceh, 23111
Telp: (0651) 7410147, 7551781. Fax: 7551781
e-mail: sklj@unsyiah.ac.id

ISSN : 2580-9059 (online) 2549-1741 (cetak)


Creative Commons License

Syiah Kuala Law Journal by Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.unsyiah.ac.id/SKLJ.