Zakat Penghasilan Pegawai Negeri Sipil dan Relevansinya Dengan Pengurangan Jumlah Pajak Penghasilan di Aceh

Anisah Anisah, Syahrizal Syahrizal, Mahdi Syahbandir

Abstract


Zakat merupakan salah satu dana wajib yang dibayar umat Islam melalui badan yang ditunjuk oleh undang-undang. Khusus Aceh disebutkan zakat merupakan salah satu sumber dari PAD dan mempunyai kaitannya dengan pajak, khususnya pajak penghasilan. Dasar hukum yang digunakan yaitu Pasal 4 ayat (3) huruf a nomor 1 UU No. 17 Tahun 2000, Pasal 191 UU No. 11 Tahun 2006 dan Pasal 22 UU No. 23 Tahun 2011. Zakat sebagai faktor pengurang terhadap jumlah pajak penghasilan terhutang, pemberlakuan ketentuan tersebut merupakan suatu kemajuan bagi umat Islam Aceh. Hal ini dikuatkan dengan diberlakukannya Keputusan Dirjen Pajak No KEP−542/PJ/2001 bahwa zakat atas penghasilan dapat dikurangkan atas penghasilan netto. Pemberlakuan zakat pengurang pajak atas penghasilan yang diperoleh setiap orang dianggap penting dalam melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim di Aceh. Ketentuan ini hingga sekarang belum diterapkan di Aceh dimana seharusnya Zakat dapat mengurangkan pajak penghasilan. 

Zakat is one of the compulsory funds paid by Muslims through bodies appointed by law. Special Aceh mentioned zakat is one source of PAD and has a relation to the tax, especially income tax. The legal basis used is Article 4 paragraph (3) letter a number 1 of Law no. 17 of 2000, Article 191 of Law no. 11 of 2006 and Article 22 of Law no. 23 of 2011. Zakat as a subtracting factor against the amount of income tax payable, the enforcement of these provisions is an improvement for the Muslims of Aceh. This is reinforced by the enactment of Decision of the Director General of Taxes No. KEP-542 / PJ / 2001 that zakah on income can be deducted on net income. The enactment of zakat tax deductions on income earned by each person is considered important in carrying out its obligations as a Muslim in Aceh. This provision has not been applied in Aceh where Zakat should be able to deduct income tax.


Keywords


zakat; pajak penghasilan; Aceh; income tax

Full Text:

PDF

References


Akhmad Akbar Susanto, 2002, Zakat sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak: Sebuah Tinjauan Makro Ekonomi, Simposium Nasional I Sistem Ekonomi Islam, P3EI, Yogyakarta.

Ali Muktianto, 2007, Zakat Sebagai Pengurang Pajak. Grafindo Persada, Jakarta.

Amrullah, Tahun 2010, “Zakat Dalam Perspektif UU Pemerintahahn Aceh”, Makalah disampaikan Pada Rapat Kerja Baitul Mal se-Aceh.

Didin Hafidhuddin, 2002, Zakat dalam Perekonomian Modern, Gema Insani, Jakarta.

------------------------, 2011, Artikel Terkait Realisasi Zakat Pengurang Penghasilan Kena Pajak di Daerah, Yogjakarta.

Doa D, 2001, Membangun Ekonomi Umat Melalui Pengelolaan Zakat Harta, Nuansa Madani, Jakarta.

Fatima N.E., 2002, Zakat dalam Penghitungan Pajak, Pikiran Rakyat, Bandung.

Fuadi, 2014, “Urgensi Pengaturan Zakat: Evaluasi Zakat Sebagai Pengurang Pajak Penghasilan Terhutang (Taxes-Credit) dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh”, Jurnal As-Syir’ah, Vol. 48, No. 2, Desember.

Gusfahmi, 2007, Pajak Menurut Syariah, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Nukthoh Arfawie Kurde, 2005, Memungut Zakat dan Infaq Profesi Oleh Pemerintah Daerah, Pustaka Pelajar Yogyakarta.

Nuruddin Mhd. Ali, 2006, Zakat Sebagai Instrument dalam Kebijakan Fiskal, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sartini, 2001, Pengembangan Obyek Zakat dan Perhitungannya dalam Tinjauan Syariah, Materi Pelatihan Zakat, Yayasan Alifa, Yogyakarta.

Supani, 2010, Zakat di Indonesia: Kajian Fikih dan Perundang-undangan, Grafindo Literia Media, Yogyakarta.

Yudo Abrianto, 2003, “Zakat sebagai Pengurang Pajak”, Berita Pajak No.1481/XXXV.

Zaki Ulya, 2015, “Pengelolaan Zakat Sebagai Bentuk Penegakan HAM Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”, Jurnal Al ‘Adalah, Vol. XII, No. 3, Juni.

-------------, 2016, “Espaktasi Pengelolaan Tanah Terlantar Oleh Baitul Mal Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”, Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 46, No. 4.




DOI: https://doi.org/10.24815/sklj.v1i2.8475

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Syiah Kuala Law Journal (SKLJ)



 

Creative Commons License

Syiah Kuala Law Journal published by Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://jurnal.unsyiah.ac.id/SKLJ.