Dana Titipan Yang Tidak Diketahui Ahli Waris Pemiliknya di Baitul Mal Kota Banda Aceh

Suryadi Suryadi, Dahlan Ali, Teuku Muttaqin Mansur

Abstract


Pasal 8 Ayat (1) huruf e Qanun No. 10 Tahun 2007 tentang Baitul Mal menyebutkan Baitul Mal dapat bertindak sebagai pengelola harta yang tidak diketahui pemilik/ahli waris berdasarkan putusan Mahkamah Syar’iyah. Banyaknya tanah pasca bencana tsunami yang tidak diketahui lagi pemilik/ahli warisnya menimbulkan permasalahan dalam penanggulangannya. Pemerintah Kota Banda Aceh berencana melakukan rekonstruksi pembangunan kota yang berdampak pada lahan tanah, sehingga dikeluarkan sejumlah dana ganti rugi dari Pemerintah Kota Banda Aceh yang dititipkan pada Baitul Mal Banda Aceh, berdasarkan Putusan Mahkamah Syar’iyah. Keseluruhan dana titipan hanya sebagian kecil yang telah diketahui pemilik/ahli warisnya dan telah diambil dana titipan dari Baitul Mal Banda Aceh.Tujuan penulisan ini untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana Baitul Mal mendayagunakan dana titipan tanah terlantar yang tidak diketahui pemilik/ahli warisnya, dasar hukum yang digunakan Baitul Mal dalam mendayagunakan dana titipan tanah terlantar, dan kendala dan solusi Baitul Mal dalam mendayagunakan dana titipan tanah terlantar yang tidak diketahui pemilik/ahli waris.

Article 8 Paragraph (1) letter e Qanun no. 10 Year 2007 about Baitul Mal mention Baitul Mal can act as a manager of property unknown to the owner / heir based on the decision of the Mahkamah Syar'iyah. The amount of land after the tsunami disaster of unknown again the owners / heirs cause problems in handling. The Municipal Government of Banda Aceh plans to reconstruct urban development that affects land, so that a number of compensation funds from Banda Aceh City Government are deposited in Baitul Mal Banda Aceh, based on the Decision of the Syar'iyah Court. The entire deposit fund is only a small portion that has been known to the owner / heir and has taken funds from the Baitul Mal Banda Aceh. The purpose of this paper is to know and examine how Baitul Mal utilize the funds of land abandoned land unknown to the owner / heirs, the legal basis used Baitul Mal in utilizing funds abandoned land, and constraints and solutions Baitul Mal in utilizing funds abandoned land not known to the owner / heir.


Keywords


dana titipan; harta tidak dikenal; Baitul Mal; deposit funds; unknown property; Banda Aceh

Full Text:

PDF

References


Ali Ahmad Chomzah, 2002, Hukum Pertanahan, Prestasi Pustaka, Jakarta.

Alidar EMK, 2010, “Peran Baitul Mal Dalam Pengelolaan Tanah Yang Kehilangan Pemilik Dan Ahli Waris Pasca Tsunami Di Aceh (Sebuah Kajian Yuridis)”, Jurnal MIQOT, Vol. XXXIV No. 1 Januari-Juni.

Amiruddin, 2012, Pengantar Metode Penelitian Hukum, PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.

Anonimous, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Anonimous, 2009, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banda Aceh Tahun 2009-2029, Pemerintahan Kota Banda Aceh.

Arskal Salim, 2006, Praktek Penyelesaian Formal dan Informal Masalah Pertanahan, Kewarisan dan Perwalian Pasca Tsunami di Banda Aceh dan Aceh Besar, Laporan Penelitian, International Development Law Organization (IDLO) Post-Tsunami Legal Assistance Initiative for Indonesia, Banda Aceh, Juni.

Bambang Waluyo, 2002, Penelitian Hukum Dalam Praktek, Sinar Grafika, Jakarta.

Hamid Sarong A., 2012, Mahkamah Syar’iyah Aceh, Global Education Institute, Banda Aceh.

Laporan Briefing Oxfam, 2006, Hak atas Tanah di Aceh Setelah Dua Tahun Tsunami, 30 November.

Mahasari, 2008, Pertanahan dalam Hukum Islam, Gama Media, Yogyakarta.

Risnarto, 2004, Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pertanahan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Pertanahan Nasional, Jakarta.

Rusmadi Murad, 2013, Administrasi Pertanahan : Pelaksanaan Hukum Pertanahan Dalam Praktek, Mandar Maju, Bandung.

Sukiman, 2010, “Acuan Pembangunan Aceh Pasca Tsunami, Ke Arah Pembangunan Berasaskan Islam”, Jurnal MIQOT Vol. XXXIV No. 2 Juli-Desember.

Zaki Ulya, 2015, “Eksistensi Badan Pertanahan Aceh Sebagai Perangkat Daerah Di Aceh Dalam Aspek Kepastian Hukum Bidang Pertanahan”, Jurnal Konstitusi, Vol. 12 No. 3.




DOI: https://doi.org/10.24815/sklj.v1i3.9643

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Syiah Kuala Law Journal (SKLJ)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Creative Commons License

Syiah Kuala Law Journal published by Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://jurnal.unsyiah.ac.id/SKLJ.