Keikutsertaan Ber-Kb Pada Tenaga Kerja Perempuan Di Provinsi Aceh

Suriani Suriani, T. Zulham, Diana Sapha, Cut Zakia Rizki

Abstract


Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk menganalisis permasalahanTenaga Kerja Perempuan di Provinsi Aceh dalam keikut sertaan keluarga berencana dan tujuan khususnya adalah Untuk menganalisis hubungan kategorikal faktor-faktor yang memengaruhi keikut sertaanber KB. Model analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dari hasil Crosstabdan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan terakhir memiliki hubungan terhadap keputusan untuk keikut sertaanber KB baik pada istri maupun pada suami. Keikut sertaanber KB diikuti dominan oleh yang berpendapatan rendah. Usia kawin pertama dominan pada usia 18-24 sehingga memiliki masa produktif (untuk melahirkan) yang lebih panjang. Pandangan masyarakat terhadap aborsi sangat negative dan tidak disetujui dalam masyarakat Aceh karena agama melarang sehingga lebih memilih menggunakan alat kontrasepsi. Pengetahuan terhadap pemakaian alat kontrasepsi tidak memiliki hubungan dengan keikut sertaanber KB. Intensitas kunjungan petugas KB dilakukan sebulan sekali kelokasi masyarakat bersamaan dengan kegiatan posyandu. Oleh karena itu rekomendasi dari penelitian ini adalah adanya peningkatan sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) minimal usia kawin perempuan 20 tahun, melalui advokasi dan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) dengan melibatkan lintas sektor. Diharapkan adanya peningkatan penyuluhan program KB kedaerah-daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan). Melakukan peningkatan efektifitas pemberdayaan ekonomi kreatif dan pendampingan bagi peserta KB melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluargase jahtera (UPPKS).

 

Kata Kunci:Keluarga Berencana, Tenaga Kerja Perempuan, Sosial Demografi, Perilaku Akseptor KB.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.