Analisis Kualitas Air Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Hidrologis Di Sub DAS Krueng Jreue Aceh Besar, Indonesia

Helmi ., Hairul Basri, Sufardi .

Abstract


Kondisi Krueng Jreue saat ini diperkirakan telah mengalami penurunan kualitas air disebabkan perubahan karakteristik lahan yang berada di daerah tangkapan airnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai berdasarkan baku mutu kualitas air sungai menurut PP No. 82/2001 dan merumuskan prioritas strategi pengendalian pencemaran air sungai serta upaya mitigasi bencana hidrologis yang perlu dilakukan. Kualitas air sungai diukur dan diamati pada 6 titik pengambilan sampel. Analisis kualitas air dilakukan dengan menggunakan metode indeks pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan: (1) parameter TDS, TSS, DHL, pH, Na+, NO3 -, SO4 -2 dan BOD di titik L1 dan L2, L3 dan L4, L5 dan L6 tidak banyak berubah, kecuali parameter COD yang melebihi baku mutu air sungai Kelas I, dan (2) telah terjadi penurunan kualitas air sungai dari hulu ke hilir yang ditandai dengan nilai indeks pencemaran cenderung semakin meningkat berdasarkan kriteria sungai Kelas I. Nilai indeks pencemaran berkisar antara 1,79-2,58. Status mutu air Krueng Jreue telah tercemar dengan status cemar ringan. Upaya mitigasi bencana hidrologis dapat dilakukan dengan: (1) secara struktural dengan pembangunan bendungan baru di beberapa tempat yang strategis, pengaturan resapan air bekas limbah di areal pertanian serta pengendalian limbah rumah tangga secara komprehensif dari sumber bahan pencemar, dan (2) secara non-struktural, dengan tindakan reboisasi dalam kawasan hutan dan penghijauan dengan Multi Purpose Tree Spesies (MPTS) terutama di sekitar pemukiman, lokasi aktivitas pertanian serta kiri-kanan sungai dengan rumput dalam rangka meningkatkan kualitas air sungai serta perlindungan sumber air dengan cara menata tata ruang yang berwawasan lingkungan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.