Keragaan Usahatani Nilam Di Kecamatan Sampoinet Kabupaten Aceh Jaya

Indra ., Ernawati ., Syaifullah Muhammad, Elly Supriadi, T. Miftahul Rizki

Abstract


Aceh Jaya merupakan salah satu kabupaten di Kawasan Barat-Selatan Aceh yang sangat cocok ditanami tanaman nilam.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan (performance) usahatani nilam di Kecamatan Sampoinet Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan metode survei.  Jumlah responden adalah 25 orang petani yang ditarik secara acak sederhana. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usahatani nilam di daerah penelitian masih bersifat tradisional dengan sistem lahan berpindah (shifting cultivation), bibit di stek dari tanaman nilam sebelumnya, pengolahan tanah menggunakan cangkul, penyiangan gulma menggunakan pestisida, umumnya tidak memberikan pupuk, pengendalian penyakit tidak intensif, dan pemanenan sekali panen dengan cara memotong habis di pangkal batang atau mencabutnya. Rata-rata produksi terna basah adalah 20.520 kg per hektar per periode tanam (6 bulan) dengan pendapatan bersih Rp28.932.799 per hektar per periode tanam atau Rp4.822.000 per bulan.  Jika terna dijual dalam bentuk kering, maka pendapatan akan meningkat menjadi Rp35.088.799 per hektar per periode tanam atau Rp5.848.000 per bulan.

Kata Kunci: Keragaan, usahatani nilam, produksi, dan pendapatan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.