Evaluasi Program Inseminasi Buatan pada Sapi Lokal Betina di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh

Cut Intan Novita, Mohd. Agus Nashri Abdullah, Eka Meutia Sari, Zulfian Zulfian

Abstract


ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan program inseminasi buatan pada sapi lokal betina. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, yaitu Desa Keude Dua, Bunyot, Blang Ketumba, Paya Cut dan Desa Batee Raya. Metode survei digunakan dalam penelitian ini. Responden yang digunakan adalah peternak sapi lokal dan inseminator. Responden ditetapkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Sebagai responden ditetapkan 40 peternak dan 4 inseminator. Peternak responden harus memenuhi kriteria  memelihara minimal dua ekor sapi lokal yang telah beranak 2 (dua) kali dan sistem perkawinan dilakukan secara inseminasi buatan (IB). Inseminator telah memiliki Surat Izin melakukan Inseminasi Buatan (SIMI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program inseminasi buatan di Kecamatan Juli telah berjalan dengan baik, dimana rataan nilai conception rate (CR) sebesar 88,05%, service per conception (S/C) adalah 1,2, jarak beranak (calving interval) sebesar 12,36 bulan, dan calving rate sebesar 84,23%. 

 

(Evaluation of artificial insemination programs in local cows in Juli district, Bireuen, Aceh Province) 

ABSTRACT. This study aimed to determine the success of the artificial insemination program in local female cattle. This research was carried out in Juli District, Bireuen , Aceh Province, namely the villages of Keude Dua, Bunyot, Blang Ketumba, Paya Cut and Batee Raya villages. The survey method was used in this  study. Respondents were determined by purposive sampling method. Respondents used were local cattle breeders and inseminators. The respondents involved ware 40 breeders and 4 inseminators. Breeders must maintaining minimal two female local cows that have given birth 2 (two) times with artificial insemination as mate system. The Inseminator  involved is the one who has Artificial Insemination License. The results showed that the implementation of the artificial insemination program in the District of Juli has gone well, where the average value of the conception rate (CR) is 88.05%, service per conception (S/C) is 1.2, calving interval equal to 12.36 months and calving rate is 84.23%.


Keywords


program inseminasi buatan dan sapi betina lokal; inseminator; artificial insemination programs; local cows; inseminators

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z., Ondho, Y.S., Sutiyono, B., Penampilan Berahi Sapi Jawa Berdasarkan Poel 1, Poel 2, dan Poel 3. Anim. Agric. J. 1(2): 86-92.

Badan Pusat Statistik. 2016. Kabupaten Bireuen dalam Angka. Kabupaten Bireuen.

Ball, P.J.H. and Peters, A.R. 2004. Reproduction In Cattle Third Edition. Blackwell Publishing. Victoria. Australia.

Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Bireuen. 2015. Data Populasi sapi potong Kabupaten Bireuen.

[Ditjennak] Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2010. Pedoman teknis kegiatan operasional PSDS 2014. Jakarta (ID): Ditjennak.

Dirgahayu, F. F., M. Hartono, P. E. Santosa (2015). Conception Rate pada Sapi Potong di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(1): 7-14.

Direktorat Jenderal Peternakan. 1991. Petunjuk Pelaksanaan Program Inseminasi Buatan Terpadu. Direktorat Jenderal Peternakan, Jakarta.

Feradis. 2010. Bioteknologi Reproduksi Pada Ternak. Bandung: Alfabeta.

Hafez, ESE. 2008. Artificial insemination. Di dalam: HAFEZ ESE. 2001. Reproduction in Farm Animals. 6th Ed. Philadelphia(US). Pp: 424-439.

Hardjopranjoto, S. 1995. Ilmu Kemajiran Ternak. Airlangga University Press. Surabaya.

Herawati, T., Anggraeni, A., Praharani, L., Utami, D., Argiris, A., 2012. Peran inseminator dalam kebersihan inseminasi buatan pada sapi perah. Informatika Pertanian. 21(2): 81-88.

Herdis, M., Surachman, Kusuma, I., Suhana, E., 1999. Peningkatan efisiensi reproduksi sapi melalui penerapan teknologi penyerentakan berahi. Sci. J. IAARD (Wartazoa). 9: 1-6

Iswoyo., Widiyaningrum, P., 2008. Performans reproduksi sapi peranakan simmental (Psm) hasil inseminasi buatan di kabupaten sukoharjo Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Peternakan. 11(3): 125-133.

Jainudeen, M.R. dan Hafez, E.S.E. 2000. Cattle and Buffalo. Dalam Hafez, B. dan. Hafez E.S.E . Reproduction in Farm Animals. Lippincott Williams and Wilkins, Philadelphia. Halaman : 159-171.

Johnson, L.A., Weitze, K.F., Fiser, P., Maxwell, W.M.C., 2006. Storage of boar semen. Anim. Reprod. Sci. 62(2000): 143-172.

Luthfi, M., Anggraeny, Y.N., dan Purwanto. 2011. Perbedaan Performan reproduksi Sapi PO dan Brahman Cross di Berbagai Lokasi di Jwa Tengah dan jawa Timur. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Loka Penelitian Sapi Potong. Grati Pasuruan.

Riyanto, J., Lutojo., Barcelona, D.M., 2015. Kinerja Reproduksi Induk Sapi Potong pada Usaha Peternakan Rakyat di Kecamatan Mojogedang. Jurnal Sains Peternakan. 3(2): 73-79.

Rosikh, A., Aria, A.,Qomarudin. M., 2015. Analisis Perbandingan Angka Calving Rate Sapi Potong Antara Kawin Alami Dengan Inseminasi Buatan di Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Fakultas Peternakan, Universitas Islam Lamongan, Lamongan. Jurnal Ternak. 6(1): 13-17

Rusdi, B., Hartono, M., Suharyati, S., 2016. Calving interval pada sapi Bali di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 4(4): 277-283.

Setiawan, D., 2018. Evaluation of artificial insemination of beef cattle upsus SIWAB program based on the calculation of non-return rate, service per conception and calving rate in the north Kayong regency. Int. J. Trop. Vet. Biomed. Res. 3(1): 7-11.

Sutrisno, Edy. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Susilawati, T. dan Affandy, L. 2004. Tantangan dan Peluang Peningkatan Produktivitas Sapi Potong Melalui Teknologi Reproduksi. Lokakarya Nasional Sapi Potong 2004

Susilo, T. 2005. Efisiensi reproduksi program inseminasi buatan terhadap sapi lokal pada daerah lahan basah dan kering di Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Tesis Master, Universitas Diponegoro, Semarang. Indonesia

Tagama, T. R. 1995. Pengaruh Hormon Estrogen, Progesteron dan Prostaglandin F2α terhadap Aktivitas Berahi Sapi PO Dara. Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Sudirman. Purwokerto

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v19i1.13005

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2019 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: samadi177@unsyiah.ac.id & info.agripet@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations