Pertumbuhan, Produksi dan Kandungan Nutrisi Hijauan Unggul pada Tingkat Naungan yang Berbeda

Andi Nurhayu, Andi Saenab

Abstract


ABSTRAK. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan spesies hijauan pakan unggul yang toleran terhadap naungan agar dapat dikembangkan pada lahan perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Gowa Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan 5 spesies hijauan unggul yaitu Brachiaria hybrid cv. Mulato, Paspalum atratum, Setaria sphacelata, Brachiaria brizantha, dan Panicum maximum pada tiga tingkat naungan yaitu 0%, 50% dan 65%. Setiap spesies hijauan ditanam di bawah naungan berukuran 2 x 1,5 m2 dengan tiga ulangan dalam rancangan petak terbagi. Peubah yang diukur yaitu laju pertumbuhan relatif, luas daun spesifik, laju asimilasi bersih, produksi kumulatif, dan kandungan nutrisi (protein, NDF dan ADF). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Brachiaria hybrid cv. Mulato dan Panicum maximum memiliki laju pertumbuhan relatif yang lebih tinggi pada berbagai tingkat naungan dan nilai laju asimilasi bersih tinggi meskipun ternaungi hingga 65%, namun nilai rata-rata luas daun spesifik (LDS) paling rendah dibanding hijauan lainnya. Simpulan spesies Brachiaria hybrid cv. Mulato merupakan hijauan unggul yang paling toleran terhadap naungan dibanding keempat spesies hijauan lainnya. 

 

(Growth, production, and content of superior forage nutrients at different shade levels

ABSTRACT The research aimed to obtain superior` forage species that are tolerant to shade so they can be developed on oil palm plantations. The research was carried out in the Gowa experimental garden of the Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) South Sulawesi. This study used 5 superior forage species namely Brachiaria hybrid cv. Mulato, Paspalum atratum, Setaria sphacelata, Brachiaria brizantha, Panicum maximum and three shading levels of 0%, 50% and 65%. Each forage species is planted in a 2 x 1.5 m2 shade with three replications in a divided plot design. The variables measured are relative growth rates, specific leaf area, net assimilation rate, cumulative production, and nutrient content (protein, NDF and ADF). The results obtained showed that Brachiaria hybrid cv. Mulato and Panicum maximum have a higher relative growth rate at various shade levels and the value of the net assimilation rate is high even though it is shaded by 65%, but the average specific leaf area value is the lowest compared to other forages. The conclusion is Brachiaria hybrid species. Mulato is a superior forage that is most tolerant to shade compared to the other four forage species.


Keywords


hijauan; naungan; nutrisi; pertumbuhan; produksi; forage; growth; production; nutrition; shade

Full Text:

PDF

References


Afrizala., Sutrisnab, R., Muhtarudin., 2014. Potensi Hijauan sebagai pakan ruminansia di kecamatan bumi agung kabupaten lampung timur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 2(2): 93-100.

Akmalia, H.A., Suharyanto., 2017. Pengaruh perbedaan intensitas cahaya dan penyiraman pada pertumbuhan jagung (Zea mays L). Jurnal Sains Dasar. 6(1): 8-16.

Alviyani. 2013. Analisis Potensi dan Pemanfaatan Hijauan Pakan pada Peternakan Domba Rakyat Desa Randobawa Ilir, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Skripsi, Bogor, Institut Pertanian Bogor

Bahar, S. 2011. Rumput potong sumber hijauan pakan ternak ruminansia. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 33(4): 11-13.

Baharsyah, J.S., Suwardi, D. dan Irsal, Las. 1985. Hubungan Iklim dengan Pertumbuhan Kedelai. Badan Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Pusat penelitian dan pengembangan tanaman pangan. Bogor. Hlm 87 - 100.B.

Coleman, S.W., and Henry, D.A., 2002. Sheep Nutrition. CABI Publishing. Wallingford. UK. Pp 1- 26.

Ekawati, R., 2017. Pertumbuhan dan produksi pucuk kolesom pada intensitas cahaya rendah. Jurnal Kultivasi. 16(3): 412-417.

Ella, A., 2015. Kajian Pengaruh Panjang Cacahan (Chopped) Silase Rumput Mulato (Brachiaria hybred cv. Mulato) terhadap Tingkat Konsumsi dan Kecernaan pada Ternak Kambing. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar. Hlm. 92-97.

Fanindi, A., Prawiradiputra, B.R., Abdullah., 2010. Pengaruh intensitas cahaya terhadap produksi hijauan dan benih kalopo (Calopogonium mucunoides). JITV. 15(3): 205-214

Hapiza, M.T., Sabrina, T., Marbun, P., 2014. Pengaruh pemberian limbah cair industri tempe dan mikoriza terhadap ketersediaan hara n dan p serta produksi jagung (Zea mays L) pada tanah inceptol. Jurnal Online Agroekoteknologi. 2(3): 1098-1106.

Haryanti, S., 2010. Pengaruh naungan yang berbeda terhadap jumlah stomata dan ukuran porus stomata daun Zephyranthes rosea lindl. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 18(1): 41-48.

Humphreys, L.R., 1978. Tropical Pasture and Fodder Crops. Australia: Depart of Agric Univ of Queensland. p.80-91.

Husna, S.J.Z., 2018. Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Antara Hijauan Rumput Odot dan Rumput Gajah di Naungan Pohon Kelapa Sawit pada Kondisi Tanaman Campuran Dengan Leguminosa Siratro. Skripsi, Universitas Lampung.

Irawan, A., Hidayah, N., 2017. Pengaruh naungan terhadap pertumbuhan dan mutu bibit campaka wasian (Magnolia tsiampaca (Miq.) Dandy) di persemaian. Jurnal Wasian. 4(1): 11-16..

Kiswanto, Indradewa, D., Putra, E.S.P., 2012. Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.), Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.), dan Jahe (Zingiber officinale var. officinale) Pada Sistem Agroforestri Jati di Zona Ledok Wonosari, Gunung Kidul. LPPM UGM. Yogyakarta. Hlm 101-145.

Kurniaty, R., Budiman, B., Suartana, M., 2010. Pengaruh media dan naungan terhadap mutu bibit suren (Toona sureni Merr.). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman. 7(2): 77- 83..

Lukas, R.G., Kaligis, D.A., Najoan, M., 2017. Karakter morfologi dan kandungan nutrien rumput gajah dwarf (Pennisetum purpureum cv. mott) pada naungan dan pemupukan nitrogen. Jurnal LPPM. 4(1) : 33-43.

Mahyuddin, P., 2007. Chemical composition of leaf and steam of tropical grasses at different stages of growth. J.Anim. Prod. 9(3): 153-159.

Maisura., Chozin, M.A., Lubis, I., Junaedi, A., Ehara, H., 2015. Laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif varietas padi toleran kekeringan pada sistem sawah. Jurnal Agrium. 12(1): 10-15.

Mansyur, L., Abdullah, H., Djuned, D., Dhalika, T., 2005. Perubahan dalam hasil panen dan kandungan fraksi serat pada tingkat umur pemotongan rumput setaria. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan. 8: 29-36.

Peng, X., Thevathasan, N.V., Gordon, A.M., Mohammed, I., Gao, P., 2015. Photosynthetic response of soybean to microclimate in 26-year-old tree-based intercropping systems in southern ontario, Canada. PLOS ONE. 10(6): e0129467.

Purwantari, N.D., 2016. Sumber daya genetik tanaman pakan ternak toleran naungan. Wartazoa. 26(2): 51-56.

Sakya, A.T., Sulistyaningsih., Indradewa., Purwanto., 2015. Tanggapan distribusi asimilat dan luas daun spesifik tanaman tomat terhadap aplikasi ZnSO4 pada dua interval penyiraman. Jurnal Hortikultura. 25(4): 311-317.

Setyanti, Y.H., Anwar, S., Slamet, W., 2013. Karakteristik fotosintesis dan serapan fosfor hijauan alfalfa (medicago sativa) pada tingkaf pemotongan dan pemupukan nitrogen yang berbeda. Anim. Agric. J. 2(1): 86-96.

Siahaan, E.D. 2012. Kajian Produktivitas Pastura Campuran pada Berbagai Tingkat Naungan. Skripsi, Universitas Sumatra Utara. Sumatra Utara, Indonesia

Sirait, J., Tarigan, A., Simanihuruk, K. dan Junjungan, 2007. Produksi dan nilai nutrisi enam spesies hijauan pada tiga tingkat naungan di dataran tinggi beriklim kering. Dalam Prosiding: Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Libang Pertanian. Hlm. 706-713.

Steel, R.G.D. dan Torrie, J.H. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika (Pendekatan Biometrik) Penerjemah B. Sumantri. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sudirman., Suhubdy., Hasan, S.D., Dilaga, S.H., Karda, I.W., 2015. Kandungan neutral detergent fibre (NDF) dan acid detergent fibre (ADF) bahan pakan lokal ternak sapi yang dipelihara pada kandang kelompok. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia. 1 (1) : 66-70

Suparjo. 2010. Analisis Bahan Secara Kimiawi Analisis Proksimat dan Analisis Serat. Laboratorium Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jambi. (Online) (http://jajo66.files.wordpress.com/2010 /10/analisiskimiawi2010. pdf, diakses 11 Desember 2018).

Suryaningrum, R., Purwanto, E., Sumiyati., 2016. Analisis pertumbuhan beberapa varietas kedelai pada perbedaan intensitas cekaman kekeringan. Jurnal Agrosains. 18(2) : 33-37.

Suswati., 2012. Pertumbuhan dan produksi rumput benggala (panicum maximum) pada berbagai upaya perbaikan tanah salin. IJFT.1(1) : 29-38.

Suwignyo, B., Baliarti, E., Suhartanto, B., Hamdan, M., Agus, A., Budisatria, I.G.S., Panjono., Guntoro, B., Trisakti, H., Bintara, S., Yuriadi, S., Atmoko, B.A. dan Galih, Y., 2016. Potensi Hijauan Makanan Ternak di Bawah Perkebunan Kelapa Sawit. Dalam Prosiding: Simposium Nasional Penelitian dan Pengembangan Peternakan Tropik "Pengembangan Peternakan Berbasis Plasma Nutfah dan Kearifan Lokal Mendukung Agroekologi Berkelanjutan. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Pp. 99-100.

Taiz, L., Zeiger, E., 2002. Plant Physiology. Third Edition. Sinauer Associate Inc. Publisher Sunderland, Massachusetts. 667 p.

Van Soest, P.J. 1982. Nutritional Ecology of The Ruminant Metabolism Chemistry and Forage and Plant Fiber. Cornell University. Oregon. USA

Wilson, J.R. and Ludlow, M.M., 1990. The Environment and Potential Growth of Herbage Under Plantations. ACIAR Proceedings. 32: 10-24.

Zulkarnain. 2009. Pengaruh suplementasi mineral fosfor dan sulfur pada jerami padi amoniasi terhadap kecernaan NDF, ADF, selulosa dan hemiselulosa. Jurnal Ilmiah Tambua. 8: 473-47.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v19i1.13250

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2019 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: samadi177@unsyiah.ac.id & info.agripet@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations