Pengaruh Pemberian Tumbuhan Obat terhadap Performa Produksi dan Karakteristik Reproduksi Ayam Petelur

Nurmeiliasari Nurmeiliasari, Yosi Fenita, Ahmat Kusnandar

Abstract


ABSTRAK. Performa produksi, jumlah folikel dan berat organ reproduksi diukur pada 40 ekor ayam petelur yang diberi perlakuan penambahan 5% tepung daun tumbuhan obat yaitu daun Katuk (5%TDK), daun Marigold (5%TDM), daun Senduduk (5%TDS) ke dalam ransum. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, persentase produksi telur, egg mass production, konversi ransum, berat dan panjang organ reproduksi dan jumlah folikel. Penambahan tepung tanaman obat tidak mempengaruhi konsumsi ransum ayam petelur. Hasil perhitungan persentase produksi telur mingguan menunjukkan hasil yang sama pada semua perlakuan. Perlakuan 5% tepung tanaman herbal tidak mempengaruhi egg mass production. Konversi ransum pada semua kelompok perlakuan tanaman obat adalah sama. Pemberian tepung tanaman obat di dalam ransum petelur tidak berpengaruh nyata pada jumlah folikel. Berat dan panjang organ reproduksi tidak dipengaruhi oleh perlakuan tepung tanaman obat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan 5% tepung daun Katuk, Marigold dan Senduduk dalam ransum menunjukkan konsumsi ransum, persentase produksi telur, egg mass production, konversi ransum, bobot dan panjang oviduk, berat ovarium dan jumlah folikel yang sama pada ayam petelur.        

 

(Efficacy of medicinal plants on production performance and reproductive characteristics of laying hens) 

ABSTRACT. Efficacy of Katuk leaf meal, Marigold leaf meal and Senduduk leaf meal on production performance and reproductive characteristics were evaluated. Forty layers aged 32 weeks were distributed into 4 dietary treatments. The layers were housed in individual battery. One-way ANOVA treatment arranged in a Completely Randomized Design was used in this experiment. Dietary treatments were P0 (control without medicinal leaf meal), P1 (diet with 5% Katuk leaf meal), P2 (diet with 5% Marigold leaf meal), P3 (diet with 5% Senduduk leaf meal). This research measured feed intake, egg production, percentage of egg production, feed conversion ratio, number of follicles, weight of ovary, weight and length of oviduct as parameters. Significant results were tested by Duncan Multiple Range Test. The result showed that dietary treatments of medicinal leaf did not affect feed intake and feed conversion ratio of layers. Egg production percentage and egg mass production, the number of follicles, and length and weight of oviduct were similar of all medicinal leaf meal treatments. It can be concluded that feeding medicinal leaf meal did not affect production performance, number of follicles and weight of reproductive organs.


Keywords


tanaman obat; ayam ras petelur; performa produksi; jumlah folikel; berat dan panjang organ reproduksi; medicinal leaf meal; layer chicken; production performance; reproductive organs; follicles

Full Text:

PDF

References


Abou-Elkhair, R., Selim, S., Hussein, E., 2018. Effect of supplementing layer hen diet with phytogenic feed additives on laying performance, egg quality, egg lipid peroxidation and blood biochemical constituents. Anim. Nutr. 4: 3984e-400.

Agustal, A., Harapini, M., Chairul., 1997. Analisis kandungan kimia ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L) Merr dengan GCMS. Warta Tumbuhan Obat. 3 (3): 31-33.

Amrullah., I.K., 2003. Nutrisi Ayam Broiler. Cetakan II. Lembaga Satu Gunungbudi. Bogor.

Ansari, J., Khan, S.H., Haq, A.U., Yousaf, M., 2012. Effects of the levels of Azadirachta indica leaf meal as phytogenic feed additive on the growth performance and haemo-biochemical parameters in broiler chicks. J.Applied. Anim. Res. 40: 336-345.

Ariana, M., Samie, A., Edriss, M.A., Jahanian, R., 2011. Effects of powder and extract form of green tea and marigold, and α -tocopheryl acetate on performance, egg quality and egg yolk cholesterol levels of laying hens in late phase of production. J. Med. Plant Res. 5(13): 2710-2716.

Arum, J.S., Warnoto., Fenita. Y., 2017. Penggunaan tepung daun senduduk (Melastoma malabathricum) dalam ransum terhadap performan produksi ayam ras petelur. Skripsi, Universitas Bengkulu. Bengkulu, Indonesia.

Cao, J., Li, K., Lu, X., Zhao, Y., 2004. Effects of florfenical and chromium (III) on humoral immune response in chicks. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 17: 366-370.

El-Hack, M.A., Alagawani, M., 2015. Performance, Egg quality, blood profile, immune function, and antioxidant enzyme activities in laying hens fed diets with thyme powder. J. Anim. Feed Sci. 24:127-133.

Fenita, Y., U. Santoso, Kususiyah dan Nurmeiliasari. 2018. Efektivitas Penggunaan Tanaman Obat untuk menghasilkan designer egg. Laporan Penelitian. Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Gopi, M., Khartik, K., Manjunathachar, H.V., Tamilmahan, P., Kesavan, M., 2014. Essential oil as a feed additives in poultry nutrition. Adv. Anim. Vet. Sci 2: 1-7. Indica dried leaf meal as phytogenic feed additive on the growth performance, and hemato-biochemical parameters in broiler chicks. J.Appl. Anim. Res. 40: 336-345.

Halimah, H., Suci, DM., Wijayanti, I., 2019. Studi potensi penggunaan daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) sebagai bahan antibakteri Escherichia coli dan Salmonella typhimurium. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 24(1): 56-64

Khan, R.U., Naz, S., Nikousefat, Z., Tufarelli, V., Laudadio, V., 2012. Thymus vulgaris: Alternative to antibiotics in poultry feed. World’s Poult Sci. J. 68: 401-408.

Kumar, V., Modi, P.K., Saxena, K.K., 2013. Exploration of hepatoprotective activity of aquaeous extract of Tinospora cordifolia: An experimental study. Asian J. Pharmacet. Clin. Res. 6:87-91.

Kurkure, N.V., Kalorey, D.R., Ali, M.H., 2002. Herbal nutraceuticals: An alternative antibiotic growth promoters. Poultry Fortune, August 2002. pp:31-32

Kususiyah., Kaharuddin, D., 2006. Respon produksi telur itik Talang Benih pada level protein ransum berbeda serta kajian kualitas telur dengan CPO sebagai sumber karoten. Laporan Hasil Penelitian. Program Hibah kompetisi A2. Jurusan Peternakan Batch II Tahun ke-2. Universitas Bengkulu, Bengkulu.

Piliang, W.G., Djojosoebagio, S., Al Haj., 2002. Fisiologi Nutrisi Volume 1 Edisi Ke 4. IPB Press. Bogor.

Purba, M., Ketaren, P.P., 2011. Konsumsi dan konversi pakan itik lokal jantan umur 8 minggu dengan penambahan santoquin dan vitamin E dalam pakan. Jurnal Ilmu Ternak Dan Veteriner. 16: 280-287.

Rahman, A.N.M.D.A., Asaduzzaman, M., Islam, N.K.H., Khan, M.Z.I., 1999. Morphometric studies of the ovary and oviduct of high and low egg producing chicken in Bangladesh. Vet. Ariv. 69: 301-308.

Rasyaf, M., 2002. Beternak Ayam Petelur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Santoso, U., dan Suharyanto, 2010. Suplementasi ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mutu telur pada peternakan ayam arab petelur. Laporan pengabdian masyarakat DIKTI. Jurusan peternakan, UNIB.

Santoso, U., 2018. Penggunaan daun katuk (Sauropus androgynus) sebagai suplemen pakan pada unggas. 1. Pengaruhnya terhadap Performa Ayam. Jurnal Sains peternakan Indonesia 13(2):151-156.

Santoso, U., Fenita, Y., Kususiyah., 2017. Effect of fermented Sauropus androgynus leaf extract on the chemical composition of broiler meat. Pak. J. Nutr. 16: 306-313.

Santoso, U., Fenita, Y., dan Suteky, T., 2003. Penggunaan Ekstrak Daun Katuk Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Kualitas Telur Ayam Ramah Lingkungan Pada Ayam Leghorn. Laporan Penelitian Hibah Bersaing Lanjutan. Lembaga Penelitian UNIB. Bengkulu.

Saragih, D.T.R., 2016. Peranan daun katuk dalam ransum terhadap produksi, dan kualitas telur ayam petelur. JITP. 5(1): 11-16.

Saragih, D.T.R., 2005. Daun katuk dalam ransum ayam petelur dan pengaruhnya terhadap kandungan vitamin A, kolesterol pada telur dan karkas serta estrandiol darah. Tesis Master, Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sesilawarti., Mirzah., Montesqirt., 2013. Penggunaan mikrokapsul minyak ikan dalam ransum puyuh terhadap performa produksi. Jurnal Peternakan Indonesia. 15(1): 73

Sidadolog, J.P.H., 2001. Manajemen Ternak Unggas. Fakultas Peternakan. UGM. Yogyakarta.

Simanjuntak, M.R., 2008. Ekstraksi dan Fraksinasi Komponen Ekstrak Daun Tumbuhan Senduduk (Melastoma malabathricum. L) Serta Pengujian Efek Sediaan Krim terhadap Penyembuhan Luka Bakar. Skripsi, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Siswandono and Soekardjo, B., 1995. Kimia Medisinal. Airlangga University Press, Surabaya.

Stell, R.G.D. dan Torrie. J.H., 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika. Suatu Pendekatan Biometrik. Terjemahan : M. Syah. PT, Gramedia.

Subekti S., Piliang, W.G., Manalu, W., Murdiati, TB., 2006. Penggunaan tepung daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr), sebagai substitusi ransum yang dapat menghasilkan produk puyuh jepang rendah kolestrol. JITU. 11(4) : 254-259.

Subekti, S. 2003. Kualitas telur dan karkas ayam lokal yang diberi tepung daun katuk dalam ransum. Tesis Master, Program Pascasarjana, IPB. Bogor.

Subekti, S., 2007. Komponen Sterol Dalam Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus L. Merr) dan Hubungannya Dengan Sistem Reproduksi Puyuh. Disertasi S3, IPB, Bogor.

Subekti, S., Sumarti, S.S., Murdiati, T.B., 2008. Effect of katuk leaf (Sauropus androgynus L. Merr) supplementation in the diet on reproductive function of quail. Jurnal Ilmu Ternak Veteriner 13: 167-173.

Suprayogi, A., 2000. Studies on the biological effets of Sauropus androgynus (L) Merr : effects on milk production and the possibilities of induced pulmonary disorder in lactating sheep. Cuviller Verlag Gottingen.

Yolanda., 2012. Pengaruh pemberian tepung daun dan bunga marigold (Tagetes erecta) dalam pakan terhadap kualitas dan kandungan vitamin A telur ayam. Laboratorium Pusat antar Universitas, Institut Pertanian Bogor.

Yuwanta, T., 2010. Telur dan Kualitas Telur. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v20i1.15269

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2020 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: samadi177@unsyiah.ac.id & info.agripet@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations