Performan dan Persentase Karkas Ayam Ras Petelur Jantan pada Kepadatan Kandang yang Berbeda

Muhammad Daud, Zahrul Fuadi, Mulyadi Mulyadi

Abstract


ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepadatan kandang yang berbeda terhadap performan dan persentase karkas. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam ras petelur jantan strain Isa Brown dari PT Charoen Pokphand Jaya Farm, Medan, sebanyak 208 ekor berumur 1 hari (DOC). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan tingkat kepadatan kandang dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Perlakuannya antara lain adalah K1: 10 ekor/m2, K2:  12 ekor/m2, K3:  14 ekor/m2, K4:  16 ekor/m2. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance dan jika memberikan hasil yang nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan. Variabel yang diamati meliputi: konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, bobot badan akhir, konversi ransum, mortalitas, bobot karkas dan persentase karkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan kandang yang berbeda 10, 12 14, dan 16 ekor/m2 tidak memberi pengaruh yang nyata terhadap konsumsi ransum ayam ras petelur jantan umur 6 minggu. Demikian juga halnya terhadap pertambahan bobot badan, bobot badan akhir, konversi ransum, bobot karkas. Pemeliharaan ayam ras petelur jantan pada kepadatan kandang yang berbeda tidak mengalami mortalitas (0%) selama 6 minggu penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepadatan kandang yang berbeda 10, 12, 14 dan 16 ekor/m2 tidak mempengaruhi performan, dan persentase karkas ayam ras petelur jantan umur 6 minggu. Pemeliharaan ayam ras petelur jantan masih dapat dilakukan pada kepadatan kandang 16 ekor/m2 tanpa mempengaruhi performan dan persentase karkas.

 

(Performance and carcass percentage of male chicken layers with different density) 

ABSTRACT. The purpose of this study was to evaluate the performance and carcass percentage of male layer chickens in different density of cage. U 208 male layer DOC, strain Isa Brown produced by PT. Charoen Pokphand Jaya Farm, Medan. The study was designed into Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 replications; K1: 10 birds/m2, K2: 12 birds/m2, K3: 14 birds/m2  and K4: 16 birds/m2.Data was analyzed by Analysis of Variance (ANOVA), a significant difference, would be analyzed with the Duncan Multiple Range Test. Measured variables were, body weight, feed consumption, feed conversion, mortality, and carcass percentage. The results  indicated that different density of cage has no significant effect on final body weight, body weight gain, feed intake, feed conversion and carcass percentage of male layer chickens. Density of cage did not influence to mortality rate of male . In conclusion, density of  cage of 10, 12, 14, and 16 birds/m2 did not affect performance and carcass percentage of  male chicken layers.


Keywords


ayam ras petelur jantan; performan; persentase karkas; kepadatan kandang; male layer chickens; performance; carcass percentage; density

Full Text:

PDF

References


Astuti, D.A. 2009. Petunjuk Praktis Beternak Ayam Ras Petelur, Itik, dan Puyuh. PT AgroMedia Pustaka. Jakarta.

Bell, D.D., W.D. Weaver Jr. 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production. 5th Ed. Springer Science + Business Media, Inc. Spring Street. New York.

Budiansyah, A., 2003. Pengaruh penggunaan silase tepung daging keong mas (pomaceae sp) dalam ransum terhadap pertumbuhan dan karkas ayam broiler. J. Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 6 (4): 227-234.

Cooper, M.A., Washburn, K.W., 1998. The relationship of body temperature to weight gain, feed consumption, and feed utilization in broiler under heat stress. J. Poultry Sci. 77 : 237-242.

Daud, M., Mulyadi., Fuadi, Z., 2016. Persentase karkas itik peking yang diberi pakan dalam bentuk wafer ransum komplit mengandung limbah kopi. Jurnal Agripet. 16 (1): 62-68.

Donald, D., Weaver, J.R., Daniel, W., 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production. 5th Edition. Kluwer Academic Publisher. California.

Fadilah, R. dan Fatkhuroji. 2013. Memaksimalkan Produksi Ayam Ras Petelur. PT Agro Media Pustaka. Jakarta.

Fenita, Y., Warnoto dan A. Nopis. 2011. Pengaruh pemberian air buah mengkudu (morinda citrifolia l) terhadap kualitas karkas ayam broiler. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. 6 (2): 266-271

Gerken, M., Jaenecke, D., Kreuzer, M., Martin, D., 2003. Growth, behavior and carcass characteristics of egg-type cockerels compared to male broilers. World’s Poultry Science Journal, 59(1), 46-49.

Gustira, D.E., Riyanti., Kurtini, T., 2015. Pengaruh kepadatan kandang terhadap performa produksi ayam petelur fase awal grower. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3: 87-92.

Guyton, A.C. and J.E. Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. (Diterjemahkan Setiawan, I. dan A. Santoso). Edisi 9. EGC. Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Hamdani, B., Sugito., Nanda, W., Hanafiah, M., Salim, M.N., Ismail., 2015. Pengaruh tingkat kepadatan populasi ayam broiler (gallus sp.) dalam kandang terhadap hipertrofi sel korteks adrenal. Jurnal Medika Veterinaria. 9(2): 77-79.

Harimurti, F.T., 2016. Pertumbuhan kompensasi ayam betina hasil persilangan antara ayam kampung jantan dengan ayam ras petelur betina yang mendapat level protein pakan masa starter berbeda. Buletin Peternakan. 40 (2): 92-100.

Kartasudjana, R. 2002. Manajemen Temak Unggas. Bandung. Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran.

Lawrence, A.B., Conington, J., Simm, G., 2004. Breeding and animal welfare: practical and theoretical adventages of multi-trait selection. Animal Welfare 13: 191-196.

Nurhayati, Berliana., Nelwilda., 2016. Performa ayam broiler yang mengkonsumsi kulit nanas yang difermentasi dengan yogurt dalam ransum mengandung gulma obat. Jurnal Agripet. 16: 31-36.

North, M.O., Bell, D.D., 1990. Commercial Chicken Production Manual. Second Edition. The Avi Publishing Co. Inc. Westport. Connecticut.

Rayani, T.F., Mutia, R., Sumiati., 2017. Supplementation of zinc and vitamin E on apparent digestibility of nutrient, carcass traits, and mineral availability in broiler chickens. Med. Pet. 40: 20-27.

Rasyaf, M. 2011. Panduan Beternak Ayam Pedaging. Cetakan ke-4. Penebar Swadaya. Jakarta

Sidadolog, J.H.P. 2001. Manajemen Ternak Unggas. Laboratorium Ilmu Ternak Unggas. Jurusan Produksi Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Steel, R.G.D. dan Torrie, J.H., 1995. Principles and Procedures of Statistics A Biometrical Approach. London.

Tillman., Hartadi, H., ReksoHadiprojo, S., Prawirokusumo., Lebdosoekodjo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Fakultas Peternakan UGM.

Wafiatiningsih., Bariroh, N.R., 2010. Pengaruh Penggunaan Tepung Kencur Sebagai Feed Suplemen Terhadap Karkas Ayam Petelur Jantan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 3-4 Agustus 2010. Puslitbang Peternakan, Bogor. hlm: 674-679.

Wahju, J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Yusrizal, Y., Chen, T.C,. 2003. Effect of adding chicory fructans in feed on faecal and intestinal and excretory volatile ammonia. International Journal of Poultry Science 2: 188-194.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v17i1.7557

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2016 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI). 
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: samadi177@yahoo.de & info.agripet@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations