Aplikasi Metode Emersi Fiksatif Berbeda terhadap Morfologi Histologi Testis dan Epididimis Kambing Lokal(Capra sp.)

Fitriani Fitriani, Husmimi Husmimi, Muslim Akmal

Abstract


ABSTRAK. Penelitian  ini bertujuan  untuk  melihat morfologi histologi testis dan epididymis  kambing lokal(Capra sp.) dengan umur 1-1,5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorik dengan menggunakan 6 testis dan 6 epididimis yang diambil secara acak dan masing-masing di fiksasi dalam fiksatif formalin dan neutral buffered formaline (NBF) 10% dengan waktu fiksasi 15 hari. Pembuatan dan pengamatan jaringan testis dan epididimis dilakukan di laboratorium histologi FKH Unsyiah. Pengamatan mikroskopis secara kualitatif yang diamati pada 10 tubulus testis dan epididimis. Hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif. Secara mikroskopik, gambaran struktur jaringan testis dan epididimis kambing terlihat jelas. Ruang antar membran tubulus pada metode emersi fiksatif formalin masih terlihat longgar, sedangkan pada metode emersi fiksatif NBF terlihat padat. Pengerutan sel sangat terlihat pada fiksatif formalin dibandingkan fiksatif NB, namun autolisis sel terlihat tidak nyata pada kedua fiksatif tersebut. Secara umum, kondisi membran tubulus terlihat utuh pada testis dan epididimis dengan fiksatif formalin dan NBF, namun sedikit terlihat degenerasi hidropis pada ruang antar sel dalam tubulus seminiferus. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perbedaan hasil pada preparat testis dan epididimis dengan menggunakan fiksatif berbeda, kemungkinan dapat dipengaruhi oleh jenis bahan fiksatif, ukuran dan struktur yang berbeda pada kedua organ. Pemilihan metode emersi fiksatif pada jaringan testis dan epididimis sangat penting untuk mempermudah pengamatan morfologi histologi.

(Application of different fixative emersi methods for histological morphology of testicular and epididymal local goats (Capra sp.))

ABSTRACT. This research was conducted to observe the histological morphology of testicular and epididymal tissues of local goats  at the same age (1-1,5 years old). This research is laboratory experimental research using 6 testes and epididymis 6 taken randomly and each fixed in fixative neutral buffered formalin (nbf) and formaline 10% with a 15 day fixation time. Preparation and observation of the epididymis and testicle tissue is performed in the laboratory of histology FKH Unsyiah. Qualitative microscopic observations were observed in 10 testes and epididymal tubules. The observations analyzed descriptively. Microscopically, the picture of tissue structure of the testes and epididymis of kacang goats is evident.The intermediate space of the tubules in the formalin fixation emersy method still looks loose, whereas in NBF fixative emersy method looks solid. Cell shrinking is highly visible in formalin fixation compared with NBF fixation, but cellular autolysis appears to be invisible in both fixation methods. Generally, tubular membrane conditions are seen intact on the testes and epididymis with formalin and nbf fixation. Differences in results on testicular and epididymal preparations using different fixative materials, may be affected by different types of fixation, size and structure in both organs. The selection of a fixative emersi method on testicular tissue and epididiymis is essential to evaluate the histologic morphology.


Keywords


Morfologi histologi; testis; epididimis; kambing lokal; fiksatif; Histology morphology; testicular; epididymis; local goat; fixation

Full Text:

PDF

References


Ahmed, H.G. and Mohammed, A.I.I., 2011. Acomparison study of histochemical staining of various tissue after Carnoy’s versus after formalin fixation. J. Cancer Sci Ther. 3(4): 84-87.

Feradis, 2010. Reproduksi Ternak. Alfabeta. Bandung.

Hewitson, T.D., Wigg, B. and Becker, G.J., 2010. Tissue Preparation for Histochemistry: Fixation, Embedding, and Antigen Retrieval for Light Microscopy. Chapter I. In T.D. Hewitson and I.A. Darby, Jr (Eds). Histology protocols. Human Press. Australia. pp.3-11.

Jusuf, A.A., 2009. Histoteknik Dasar. Bagian Histologi Fakultas Kedokteran. Universitas Indonesia. Jakarta.

Jusuf, A.A., 2012. Teknik Histologi I. Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.

Maryland., 2001. Guidelines for hematoxylin and eosin staining. National Society for Histotechnology; 1-11.

Miranti, I.P., 2010. Pengolahan jaringan untuk penelitian hewan coba. Media Medika Muda, Januari, p:2.

Muntiha, M., 2001. Teknik Pembuatan Preparat Dengan Pewarnaan Hematoksilin dan Eosin. Balai Penelitian Veteriner Bogor. Hal. 156-163.

Moelans, C.B., Hoeve, N., Ginkel, J.W., Kate, F.J. and Diest, P.J., 2011. Formaldehyde Substitute Fixatives. Analysis of Macroscopy, Morphologic Analysis, and Immunohistochemical Analysis. AM J Clin Pathol. 136:548-556.

Suprianto, A., 2014. Perbandingan Efek Fiksasi Formalin Metode Intravital Dengan Metode Konvensional pada Kualitas Gambaran Histologis Hepar Tikus. Skripsi. Universitas Tanjung Pura. Pontianak

Thavarajah, R., Mudimbaimannar, V.K., Elizabeth, J., Rao, U.K. and Ranganathan, K., 2012. Chemical and physical basics of routine formaldehyde fixation. J. Oral Maxillofac Pathol. 16(3): 400-405.

Trianto, H.F., Ilmiawan, M.I., Pratiwi, S.E., Suprinto, A., 2015. Perbandingan Kualitas Pewarnaan Histologis Jaringan Testis dan Hepar Menggunakan Fiksasi Formalin Metode Intravital dan Konvensional: sebuah Studi Eksperimental pada Tikus. Universitas Tanjungpura. Jurnal Mahasiswa PSPD. 3(1).

Wang H., Yang, L.L., Ji, Y.L., Chen, Y.H., Hu, J., Zhang, C., 2016. Different fixative methods influence histological morphology and TUNEL staining in mouse testes. Reproductive Toxicology Journal. 60: 53-61.

Zanini C., Gerbaudo, E., Ercole, E., Vendramin, A. and Forni. M., 2012. Evaluation of two commercial and three home-made fixatives for the substitution of formalin: a formaldehyde-free laboratory is possible. Environmental Health. Bio Med Central. P.1-14.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v18i1.8848

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2018 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI). 
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: samadi177@yahoo.de & info.agripet@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations