KESIAPAN PETANI PADI DALAM MENGHADAPI BENCANA KEKERINGAN DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR

Ahmad Zaini, Yusya Abubakar, Muhammad Dirhamsyah

Abstract


This research used descriptive method with farmers as respondents in Blang Bintang District, Aceh Besar. Results showed that farmers’ knowledge toward drought can be categorized as very high with 85-99% index value, but in some variables still need to be improved. Mitigation efforts analysis were also categorized as very high with 81-98% index value, known from data percentage of correct answers was on mitigation efforts to build/treated for facilities and infrastructures, especially to build water pump, in order to maintain water supply in rice fields that still 51,02% low. The preparation of an adequate water supply facilities and infrastructures in rice fields (to build ponds/small reservoirs) to face the drought was categorized as very low 35,71%.

Keywords


farmers; mitigations; disaster; drought

References


Anjar, S., Putu, S., Sigit, S.A. 2008. Deteksi Dini Kekeringan Pertanian Berbasis Sistem Informasi Geografis, Jurnal Enjiniring Pertanian, Vol VI, No. 2

Arikunto, S.. 2006. Prosedur Penelitian, Jakarta. Bina Aksara.

Arikunto, S., Jabar., Cepi. 2005. Evaluasi Program Pendidikan : Pedoman Teoritis Praktis bagi Praktisi Pendidikan. Jakarta. PT. Bumi Aksara, ISBN: 979-526-596-9.

BPTP, 2009. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NAD. Budidaya Tanaman Padi. Buku Saku Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). p. 6-7.

Barbara, S. 1995. Fase-fase Bencana. Jurnal Ilmu Pengetahuan Alam, Nomor 1 Volume 2

Budiarto, E. 2013. Biostatistik Untuk Kedikteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta : EGC.

Boer, R. et. al. 2007. Indonesian Country Report: Climate Variability and Climate Change and Their Implication. Government of Indonesia, Jakarta.

Boer, R., A. Buono, Sumaryanto, E. Surmaini, A. Rakhman , W. Estiningtyas, K. Kartikasari, and Fitriyani. 2009. Agriculture Sector. Technical Report on Vulnerability and Adaption Assessment to Climate Change for Indonesia’s Second National Communication. Ministry of Environment and United Nations Development Programme, Jakarta.

BPP Blang Bintang. 2013. Profil Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar, Aceh Besar.

Budiastuti, S. 2010. Fenomena Perubahan Iklim dan Kontinyuitas Produksi Pertanian : Suatu Tinjauan Pemberdayaan Sumberdaya Lahan The Climate Change Phenomenon and continuity of Agriculture Production: study of land agricultur empowerment. Jurnal EKOSAINS, Vol. II, No. 1.

Chulaifah, 2009. Pemberdayaan Partisipatif Sosial Masyarakat dalam Penanggualangan Bencana Alam Kekeringan, Jurnal Penanggulangan Bencana Vol. 4, No. 01 Mei 2013.

Distan Aceh Besar. 2013 Profil Dinas Pertanian. Kota Jantho

Fima, H. A. Perbedaan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Ditinjau dari Tingkat Self Efficacy pada Anak Usia Sekolah Dasar di Daerah Dampak Bencana Gunung Kelud. JURNAL Psikologi Kepribadian dan Sosial Volume 2, No. 01, Februari 2013.

Haryanto, 2012. Partisipasi Masyarakat di Kampung Siaga Bencana. Diakses dari http://haryharyanto.wordpress.com/2012/10/28/5/. Tanggal 1 April 2013.

IDEP, 2007. Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat, Edisi 2: Yayasan IDEP.

Imeinar, A, 2011. Penanggualangan Bencana: Sebelum, Saat dan Sesudah Kejadian Bencana. Jurnal Penanggulangan Bencana. No. 1 Volume 2.

Indriantoro. 2013. Pengetahuan Masyarakat terhadap Mitigasi Bencana Kekeringan di Kecamatan Tawang Sari Kabupaten Sukoharjo. Artikel Publikasi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Hal 10.

Irsal, L. 2007 Strategi dan Inovasi Antisipasi Perubahan Iklim. Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. Jakarta.

ISDR (International Strategy forDisaster Reduction). 2007. Kerangka Kerja Aksi Hyogo 2005 – 2015, UNISDR.

Jayaseelan, A.T. 2001. Drought and Flood Assessment and Monitoring Usong Remote Sensing and GIS, Satellite Remote Sensing and Gis Application In Agricultural Meteorology, 291-313.

Kementerian Pendidikan Nasional. 2010. Strategi Pengarusutamaan Penguarangan Risiko Bencana di Sekolah. Jakarta

Kementerian Sosial. 2009. UU No. 11 Tentang Kesejahteraan Sosial. Jakarta.

Las, I. 2007. Srategi dan Inovasi Antisipasi Perubahan Iklim. Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian. Jakarta

LIPI. 2006. Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana Gempabumi dan Tsunami, LIPI, Jakarta.

Notoatmojo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Notoatmojo, S. 2010. Metodelogi Penelitian Kesehatan Masyarakat, Jakarta : Rineka Cipta.

Puslitbang SDA, 2002. Kriteria Desain Bangunan Pengendalian Banjir. ISBN 979-3173-24-2.

Puslitbang SDA, 2003. Permasalahan Kekeringan dan Cara Mengatasinya. Bandung.

Rusilowati, A. 2012. Mitigasi Bencana Alam Berbasis Pembelajaran Bervisi Science Environment Technology dan Society, Jurnal Pendidikan Fisika, Vol II. No. 1.

Subiyantoro, I. 2010. Selayang Pandang tentang Bencana. Dialog Penanggulangan Bencana, Vol 1 No. 1., Tahun 2010, hal 43-46.

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana . Sekretariat Negara. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 2000-2021 | ISSN: 1411-3848 | EISSN: 2579-6372 
Jurnal Agrisep is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Program Studi AgribisnisFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with -. 
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: - 
Email: agrisep@unsyiah.ac.id & agrisep.unsyiah@gmail.com


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations