Uji Fungi Mikoriza Arbuskula Spesifik Lokal dan Kompos terhadap Pertumbuhan Jagung pada Tanah Sub-Optimal Ultisol

Teti Arabia, Syakur Syakur, Nanda Mayani

Abstract


Abstrak: Untuk mengantisipasi menurunnya luas panen dan produksi jagung di Aceh serta untuk tercapainya swasembada jagung nasional di tahun 2017 pemanfaatan lahan-lahan sub-optimal seperti Ultisol dapat dijadikan alternatif. Namun penanganan khusus perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Dewasa ini, keinginan yang kuat terhadap pertanian berkelanjutan telah mendorong peningkatan pemanfaatan mikrobia tanah indigenus dan aplikasi bahan organik ke tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungi mikoriza arbuskula spesifik lokal dan kompos terhadap pertumbuhan jagung pada tanah sub-optimal Ultisol. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diuji adalah jenis fungi mikoriza arbuskula (kontrol, Glomus sp. dan Acoulospora sp), dosis kompos (0, 25, dan 50 g pot-1). Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam (HST). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tidak terjadi pengaruh yang nyata baik secara tunggal maupun interaksi antara pemberian mikoriza asbuskula spesifik lokal dan kompos terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun 15, 30 dan 45 hari setelah tanam (HST) pada Ultisol.

 

Abstract: To anticipate the decline in harvested area and production of maize in Aceh as well as to achieve national self-sufficiency in maize in 2017 the use of sub-optimal land as Ultisols can be used as an alternative. However, special care needs to be done to address issues that can inhibit plant growth. Today, a strong desire to sustainable agriculture has prompted increased use of soil microbial indigenus and application of organic material to the soil. This study aims to determine the effect of arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) specific local and compost on the growth of maize in sub-optimal soil Ultisols. The design used was a randomized block design (RBD) factorial 3 x 3 with three replications. Factors to be examined is the type of AMF (control, Glomus sp., and Acoulospora sp.), the dose of compost (0, 25, and 50 g pot-1). The parameters observed in this study were plant height and number of leaves at 15, 30, and 45 days after planting (DAP). The results showed that there was no significant effect either singly or interaction between local specific of mycorrhizal asbuscular and compost application on plant height and number of leaves at 15, 30 and 45 DAP.

Keywords


Fungi mikoriza arbuskular spesifik lokal; kompos; pertumbuhan jagung; Ultisol; local specific arbuscular mycorrhizal fungi; compost; growing maize; Ultisols

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 1997-2018 | ISSN: 1410-3389 | EISSN: 2597-9973 
Jurnal Agrista is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
The Faculty of AgricultureSyiah Kuala University 
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam, 
Banda Aceh, 23111, Indonesia. 
Phone: +62-81383736633 
Email: agrista@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations