Efek Toksik Pemberian Ekstrak Batang Sipatah-patah (Cissus quadrangula Salisb.) Terhadap Gambaran Histologi Hati dan Ginjal Mencit

Widya Sari, Saslina Fitri, Ria Ceriana, Sunarti Sunarti

Abstract


Tanaman sipatah-patah (Cissus quadrangula Salisb.) berpotensi dalam proliferasi tulang secara in vivo dan in vitro. Penelitian ini bertujuan mengamati efek toksisitas ekstrak etanol batang sipatah-patah (Cissus quadrangula Salisb.) terhadap gambaran histologi hati dan ginjal mencit. dilakukan menggunakan 20 ekor mencit jantan berumur 2 bulan dengan rata-rata berat badan 27.8 g ± 2.042 g. Metode penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan lima kali ulangan. Perlakuan terdiri atas pemberian ekstrak etanol batang sipatah-patah dengan dosis 0 mg/kg bb (kontrol), 105 mg/kg bb, 210 mg/kg bb, dan 315 mg/kg bb yang diberikan secara oral satu kali sehari selama 14 hari. Analisis data menggunakan analisis varians (ANAVA) dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol batang sipatah-patah berpengaruh nyata terhadap degenerasi dan nekrosis pada sel hati  dan sel tubulus ginjal seiring dengan.  peningkatan dosis ekstrak etanol batang sipatah-patah yang diberikan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.