EFEK PERBEDAAN DOSIS PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI POC URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK NILAM

Trisda - Kurniawan

Abstract


Nilam dibudidayakan untuk produksi minyak atsirinya, namun masih terdapat kendala terkait lahan yang tersedia yang merupakan tanah ultisol. Tanah Ultisol banyak mengandung Al dan Fe yang dapat mengikat P sehingga menghambat pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan pupuk kandang dan pupuk organik cair berbahan dasar urin sapi untuk menurunkan pengaruh buruk tanah ultisol. Unit-unit penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 x 4. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kandang terdiri dari 4 taraf yaitu setara 0, 50, 60 dan 70 ton Ha-1. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 10, 20 dan 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bila digunakan secara terpisah maka dosis pupuk kandang terbaik adalah setara 70 Ton Ha‑1, dan konsentrasi pupuk organik cair urin sapi terbaik adalah 20%. Kombinasi perlakuan untuk mendapatkan pertumbuhan stek nilam terbaik adalah dosis pupuk kandang 70 Ton Ha-1 dan konsentrasi pupuk organik cair urin sapi 20 %, namun akan lebih efisien bila menggunakan dosis pupuk kandang 50 Ton Ha-1 yang dikombinasikan dengan pupuk organik cair urin sapi 20%.

 

Kata kunci : Nilam, pupuk kandang, pupuk organik cair, urin sapi.

Full Text:

PDF

References


David, J. A., G. Daniel, Milcunas and J. D. Derner. 2011. Spatial redistribution of nitrogen by cattel in semiarid. Ranggeland Ecology and Management. 66(1): 56- 62

Djamal, A. 2012. Pembuatan produk hormone tumbuhan komersial dan pemanfaatan hormone untuk berbagai tujuan. http://www.jasakonsultan.com/pembuatan- produk-hormon-tumbuhan-komersial-dan-pemanfaatan-hormon-untuk- tujuan>Diakses tanggal 15 September 2020.

Kadir, A. 2011. Identifikasi klon harapan tanaman nilam toleran cekaman kekeringan berdasarkan kadar proline dan karakter morfologi dan fisiologi. Jurnal Agrisistem.

(1): 13-21.

Khomar, R., A. Rahayu., A. Sjarif dan Adimihardja. 2016. Pengaruh berbagai konsentrasi IBA dan urin sapi terhadap pertumbuhan setek tanaman lada (Piper nigrum L.). Jurnal Agronida. 2(2): 2442-2541.

Mangun, H. M. S., H. Waluyo dan Agus Purnama. S. 2012. Nilam Hasilkan Rendemen Minyak Hingga Lima Kali Lipat dengan Fermentasi Kapang. Penebar Swadaya, Jakarta.

Mayun, I.A. 2017. Efek mulsa jerami padi dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di Daerah Pesisir. Jurnal Agritop. 20: (1): 33-40.

Nurhasanah. 2006. Pengaruh air kelapa muda terhadap pertumbuhan stek tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth). Jurnal Budidaya Pertanian.12(34): 89-93.

Pujawati, E. D. 2009. Pertumbuhan stek jeruk lemon ( Citerus medica) dengan pemberian urin sapi pada berbagai konsentrasi dan lama perendaman. Jurnal Hutan Tropis Borneo.10(26): 221-209.

Santoso, H.B. 1997. Bertanam Nilam: Bahan Industri Wewangian. Kanisus Jakarta.

Sunanjaya dan R. Delly. 2010. Respon pertumbuhan dua varietas kacang tanah dan ukuran benih terhadap pertumbuhan dan hasil. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali (BPTP). Denpasar.

Tan, K. H. 2010. Dasar- dasar kimia tanah. Dalam F. Anisa, Y. Syafrimen dan Gusnidar (Eds.). Titonia dan Jerami Padi Yang di Komposkan Terhadap Ciri Kimia Tanah dan Produksi Jagung Pada Ultisol (terjemahan D.H. Goenadi). Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. 19 (l): 11-18.

Tresnasih, W. 2011. Pemanfaatan Methylobactericum Spp. Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman nilam dalam kultur in vitro. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Tuan, L. T. 2012. Pemberian kompos ampas tahu dan urin sapi pada pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elais guinensis Jacq). Makalah. Pekan Baru. Universitas Riau.

Wayah, E. Sudiarso dan R. Soelistyono. 2013. Pengaruh pemberian air dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Stur L.) Skirpsi. Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Malang.

Vahanka, P. M., C. B. Chawanda, R. Dubey. 2013. cow urine as Biofertilizer.http://www.google.com. Diakses 10 September 2020.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN / E-ISSN1907-2686 / 2597-9108
Copyright © 2018 Program Studi Agroteknologi
Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala.