Kumulasi Pidana Penjara dan Denda dalam Perkara Narkotika

Bakhtiar Bakhtiar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjawab efektivitas kumulasi pidana penjara dan denda dalam perkara narkotika di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sigli. Tindak pidana narkotika yang sering terjadi di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sigli adalah tindak pidana sebagaimana diatur Pasal 111-116 Undang-Undang Narkotika. Pidana yang dijatuhkan dalam perkara-perkara tersebut adalah kumulasi pidana penjara dan denda. Dengan menggunakan metode yuridis empiris, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kumulasi pidana penjara dan denda dalam Undang-Undang Narkotika tidak berjalan efektif di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sigli. Indikator tidak efektif karena tidak ada satu pun narapidana narkotika yang mampu dan bersedia membayar denda akibat begitu besarnya nominal denda. Penelitian ini merekomendasikan ketentuan pidana denda minimum dan maksimum dalam Undang-Undang Narkotika harus direvisi dengan ketentuan-ketentuan pidana denda yang lebih efektif dan aplikatif.

 

Accumulation of Imprisonments and Fines in Narcotics

 

This study aims to answer the effectiveness of accumulation of imprisonments and fines in narcotics cases in Sigli District Court jurisdiction. Narcotics crimes that often occur in the jurisdiction are criminal acts as stipulated in Article 111-116 of the Law on Narcotics. The crimes imposed in these cases are cumulative imprisonments and fines. This study uses juridical empirical method; research results indicate that the cumulative imprisonment and fines that stipulated in the Law do not work effectively in Sigli District Court jurisdiction. The indicator of ineffectiveness is because there is not one narcotics prisoners who is able and willing to pay a fine due to the large amount of it. This study recommends the provision of criminal minimum and maximum penalties in the Narcotics Law must be revised with criminal provisions that are more effective and applicable.


Keywords


kumulasi pidana; narkotika; sigli; criminal punishment accumulation; narcotics

Full Text:

PDF

References


Andi Hamzah, 1994, Kejahatan Narkotika dan Psikotropika, Sinar Grafika, Jakarta.

______, 1994, Asas-Asas Hukum Pidana, Rineka Cipta, Jakarta.

Bambang Waluyo, 2002, Penelitian Hukum dalam Praktek, Sinar Grafika, Jakarta.

Koeswadji, 1995, Perkembangan Macam-macam Pidana dalam Rangka Pembangunan Hukum Pidana, Cet. I, Citra Aditya Bhakti, Bandung.

Leonard Orland, 1973, Justice, Punishment, Treatment The Correctional Process, Free Press, New York.

M. Sholehuddin, 2003, Sistem Sanksi Dalam Hukum Pidana, Ide Dasar Doble Track System dan Implementasinya, Ed. 1, Cet. 1, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Muladi dan Barda Nawawi Arief, 1992, Teori dan Kebijakan Pidana, Alumni, Bandung.

Nursiti dan Fakhrullah, 2015, Disparitas Penjatuhan Pidana Kurungan Pengganti Pidana Denda Dalam Putusan Kasus Narkotika, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, No. 66, Th. XVII, Agustus.

Resah Anika Maria, 2015, Sanksi Kumulatif dalam Penyalahgunaan Narkotika, al-Jinâyah, Volume 1 Nomor 1 Juni.

Salim HS dan Erlies Septiana Nurbaini, 2013, Penerapan Teori Hukum Pada Penelitian Tesis dan Disertasi, Ed. 1, Cet. 1, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Siswanto Sunarso, 2012, Politik Hukum Dalam Undang-Undang Narkotika, Rineka Cipta, Jakarta.

Sujono AR dan Bony Daniel, 2011, Komentar &Pembahasan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Sinar Grafika, Jakarta.

Sulaiman, 2015, Paradigma dalam Penelitian Hukum, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 20 No. 2 April.

Usman, 2011, Analisis Perkembangan Teori Hukum Pidana, Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 2 No. 1.

Winarno Surachman, 1990, Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar, Metode, dan Teknik, Tarsito, Bandung.

Internet

Kompas, 2015, “Indonesia Darurat Narkoba”, Kompas, 20 Januari 2015, dikutip dari laman https://regional.kompas.com/read/2015/01/20/19405801/Jokowi.Indonesia.Darurat.Narkoba. Diakses Pada Tanggal 23 Maret 2018.

Sinar Pidie, “80 Persen Rutan Kelas IIB Sigli Diisi Narapidana dan Tahanan Narkoba”, http://sinarpidie.co/news/80-persen-rutan-kelas-ii-b-sigli-diisi-narapidana-dan-tahanan-narkoba/index.html. Diakses Pada Tanggal 23 Maret 2018.

Tribun, 2018, “Tren Penyalahgunaan Narkotika di Aceh Meningkat”, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/03/04/tren-penyalahgunaan-narkotika-di-aceh-meningkat, dipublikasi 4 Maret 2018, diakses tanggal 1 April 2018.




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v21i1.11319

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.