Perlindungan Hak Anak Kategori Juvenile Delinquency

Dian Ety Mayasari

Abstract


Penyelesaian perkara pada anak kategori juvenile delinquency dilakukan dengan upaya diversi, yaitu penyelesaian perkaranya di luar jalur peradilan yang tujuannya untuk melindungi hak anak, antara lain hak tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya. Tujuan dilakukannya upaya diversi agar anak bisa bertanggung jawab terhadap perbuatan yang sudah dilakukannya sehingga tidak mengulangi lagi. Syarat dilakukannya diversi adalah ancaman pidana tindak kejahatannya dibawah tujuh tahun dan tidak berulang kali dilakukannya. Penulisan ini menggunakan metode yuridis normatif yang menganalisa kesesuaian penerapan upaya diversi pada anak kategori juvenile delinquency dalam rangka melindungi terpenuhi hak anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.


Children's Rights Protection in the Juvenile Delinquency Category

 

Children cases settlement in the juvenile delinquency category are conducted with diversion efforts, that is the case settlement outside the judicial system which aims to protect children's rights, including the rights to grow and develop in accordance with their age. The purpose of the diversion effort is the children can be responsible for the actions they have done so in the future they won't repeat them. The requirement to do diversion is the criminal threat of children which are under seven years and do not commit a crime repeatedly. This is a normative juridical research that analyzes the suitability application of diversion efforts in children of the juvenile delinquency category in order to protect the fulfillment of children's rights as stipulated in the Child Protection Act.


Keywords


juvenile delinquency; upaya diversi; perlindungan hukum; hak anak; diversion efforts; legal protection; children's rights.

Full Text:

PDF

References


Analiansyah dan Syarifah Rahmatillah, 2015, Perlindungan Terhadap Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum (Studi Terhadap Undang-Undang Peradilan Anak Indonesia dan Peradilan Adat Aceh), Gender Equality : International Journal of Child and Gender Studies, Vol. 1, No. 1.

Anna Esther Pangalila, 2018, Sistem Diversi Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Dalam Sistem Peradilan Dikaitkan Dengan Perlindungan Hak Asasi Manusia, Lex Et Societatis, Vol. VI, No. 4.

Arie Sunaryo, 2018, “2017, Ada 200 kasus pidana libatkan anak di bawah umur di Surakarta”, https://www.merdeka.com/peristiwa/2017-ada-200-kasus-pidana-libatkan-anak-di-bawah-umur-di-surakarta.html , tanggal diakses 22 Agustus 2018

Bambang Hartono, 2015, Penyelesaian Perkara Melalui Diversi Sebagai Upaya Perlindungan Anak Pelaku Tindak Pidana, Jurnal Pranata Hukum, Vol. 10, No. 1.

Dheny Wahyudhi, 2015, Perlindungan terhadap Anak yang Berhadapan Dengan Hukum Melalui Pendekatan Restorative Justice, Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 6 No. 1.

Fahrurrozi, 2015, Penerapan Sanksi Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Dalam Prespektif Restorative Justice di Wilayah Hukum Polres Mataram, Jurnal Ius : Kajian Hukum dan Keadilan, Vol. 3, No. 7.

H. Salim H.S. dan Erlies Septiana Nurbani, 2013, Penerapan Teori Hukum Pada Penelitian Tesis Dan Disertasi, Rajawali Pers, Jakarta.

Kamaruddin Jafar, 2015, Restorative Justice Atas Diversi Dalam Penanganan Juvenile Deliquency (Anak Berkonflik Hukum), Jurnal Al-‘Adl, Vol. 8, No. 2.

Maidin Gultom, 2010, Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia, Refika Aditama, Bandung.

Meily dkk., 2017, Perlindungan Hukum Terhadap Hak Anak Pelaku Tindak Pidana Pemerkosaan Dalam Sistem Peradilan Pidana, e Jurnal Katalogis, Vol. 5, No. 2.

R. Wiyono, 2016, Sistem Peradilan Pidana Anak Di Indonesia Sinar Grafika, Jakarta.

Robinson Gamar, 2017, “Sepanjang 2017, 253 Anak di Bali Berurusan dengan Hukum”, http://regional.kompas.com/read/2017/12/21/16210311/sepanjang-2017-253-anak-di-bali-berurusan-dengan-hukum , tanggal diakses 22 Agustus 2018

Sarwirini, 2011, Kenakalan Anak (Juvenile Deliquency): Kausalitas dan Upaya Penanggulangan-nya, Perspektif, Vol. XVI, No. 4.

Teguh Prasetyo, 2015, Penerapan Diversi Terhadap Tindak Pidana Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak, Refleksi Hukum, Vol. 9, No. 1.

Wagiati Soetodjo, 2010, Hukum Pidana Anak, Refika Aditama, Bandung.




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v20i3.11837

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.