Penyalahgunaan Keadaan dalam Bentuk Perjanjian Baku

Ahyuni Yunus

Abstract


Penelitian ini mengkaji tentang permasalahan penyalahgunaan keadaan dalam suatu proses yang berkaitan dengan terjadinya perjanjian. Permasalahan yang timbul adalah kondisi salah satu pihak yang lemah secara sosial dan ekonomi pra pelaksanaan perjanjian, dimana pihak lemah ini dimanfaatkan oleh pihak lainnya untuk mendapatkan keuntungan melalui perjanjian tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi yang lemah secara sosial dan ekonomi tersebut, maka pihak ini tidak memiliki kebebasan kehendak dalam membuat perjanjian. Kehendak bebasnya tidak penuh akibat kondisi sosial ekonominya dan kondisi lainnya dalam proses perjanjian. Kehendak bebas para pihak dalam suatu perjanjian sesungguhnya telah menyangkut asas hukum perjanjian, yakni asas kebebasan berkontrak yang memerlukan adanya kehendak bebas para pihak yang melaksanakan perjanjian. Tanpa kehendak bebas bagi para pihak yang melakukan perjanjian, maka tentunya perjanjian yang dibuat tersebut, sama halnya perjanjian yang dibuat tersebut tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian yaitu terutama syarat adanya kesepakatan para pihak.

 

Misuse of Other Party Condition in Standard Contract

 

This study examines the misuse of conditions in agreement process. The condition of one party that is socially and economically weak in the pre-implementation of the agreement results in the party being utilized by the other party to benefit through the agreement. The results indicate that socially and economically weak conditions result in the party not having free will in making agreements due to their socio-economic and other conditions. The free will of the parties in an agreement actually involves the principle of agreement, namely the principle of freedom of contract which requires the free will of the parties to carry out the agreement. Without the free will of the parties, the same agreement does not meet the legal requirements of the agreement, especially the conditions for the agreement of the parties.


Keywords


penyalahgunaan; keadaan; perjanjian baku; establishment; conditions; rights of agreement.

Full Text:

PDF

References


Buku

Budiono, H. (2011). Ajaran Umum Hukum Perjanjian dan Penerapannya di Bidang Kenotariatan. Citra Aditya Bakti.

Panggabean, H.P. (1992). Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik van Omastandigheden) Sebagai Alasan (Baru) Untuk Pembatalan Perjanjaian (Berbagai Perkembangan Hukum di Belanda), Liberty, Yogyakarta.

Jurnal

Ardianti, M., & Handayani, I. G. A. K. R. (2018). Penyalahgunaan Wewenang Penerima Kuasa dalam Perjanjian Perikatan Jual Beli Tanah dan Kuasa Menjual (Putusan Nomor: 173/K/Pdt/2012). Jurnal Repertorium, 5(1), 174-186.

Arifin, M. (2011). Penyalahgunaan Keadaan Sebagai Faktor Pembatas Kebebasan Berkontrak, Jurnal Ilmu Hukum, 14(2), 276-295.

Fidhayanti, D. (2019). Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden) sebagai Larangan dalam Perjanjian Syariah. JURISDICTIE, 9(2), 165-183.

Harianto, D. (2016). Asas Kebebasan Berkontrak: Problematika Penerapannya Dalam Kontrak Baku ANtara Konsumen Dengan Pelaku Usaha. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 11(2), 145-156.

Manumpil, J. S. (2016). Klausula Eksonerasi Dalam Hukum Perlindungan Konsumen Di Indonesia. Lex Privatum, 4(3), 35-41.

Martono, E. (2017). Eksistensi Moral dalam Pembuatan dan Pelaksanaan Perjanjian. JURNAL YUSTISIA MERDEKA, 3(1), 57-68.

Martono, E. (2017). Penyalahgunaan Keadaan sebagai Dasar Pembatalan Perjanjian. JURNAL YUSTISIA MERDEKA, 2(2), 67-77.

Panggabean, R. M. (2010). Keabsahan Perjanjian dengan Klausul Baku. Jurnal Fakultas Hukum UII, 17(4), 651-667.

Paparang, F. (2016). Misbruik Van Omstandigheden dalam Perkembangan Hukum Kontrak. Jurnal Hukum UNSRAT, 22(6), 46-59.

Purbasari, P. (2018). Kajian Perlindungan Employee Invention terhadap Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden) dalam Perjanjian Kerja. Meta-Yuridis, 1(2), 36-48.

Rokhim, A. (2016). Daya pembatas asas kebebasan berkontrak dalam hukum perjanjian. Jurnal Negara dan Keadilan, 5(9), 77-91.

Saija, R. (2016). Penyalahgunaan Keadaan oleh Negara Dalam Praktik Perjanjian Pada Kajian Hukum Privat. Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Udayana, 3, 181.

Sulaiman, S. (2018). Paradigma dalam Penelitian Hukum. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 20(2), 255-272.

Sumbaga, A. P., Halim, P., Badruddin, S., Bombang, S., & Djanggih, H. (2018). Legal Efforts of Tax Mandatory Objectives on Tax Provisions (Study in the Regional Office of General Directorate of Taxation of South Jakarta I). Yustisia Jurnal Hukum, 7(3), 507-518.

Wardah, W. (2018). Penyalahgunaan Keadaan dalam Perjanjian Jual Beli dengan Hak Membeli Kembali (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 3191 K/Pdt/2016). Literasi Hukum, 2(2), 42-53.

Winarni, L. N. (2015). Asas Itikad Baik Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen Dalam Perjanjian Pembiayaan. Jurnal Hukum, 2(2), 89-102.




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v21i2.12854

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.