The Politics of Criminal Law on The Protection of Rape Victims Based on the Qanun of Jinayah in Aceh

Muhammad Nur, Muhammad Salda, Hamdani Hamdani

Abstract


A country must protect its citizens, including the rape victims. Unfortunately, the protection is not clearly regulated in the form of restitution and compensation in the Criminal Code (KUHP) and Law Procedures Code (KUHAP). The issuance of Qanun Number 6 the Year 2014 about Jinayah Law has contributed significant changes and progress to the protection of rape victims. The study focused on how the politics of criminal law protects rape victims based on the Qanun of Jinayah law in Aceh. The research applied the normative juridical method, specifically analytical descriptive research. The data sources were primary and secondary legal sources. The data analysis was conducted qualitatively. The result indicated that there are two types of protection in the politics of criminal law on the protection of rape victims based on the qanun of jinayah law. First, the ta'zir penalty or fines in the form of gold to the perpetrators. Second, the payment of uqubat restitution from the perpetrators to the rape victims, a maximum of 750 grams of pure gold.

Keywords


rape victim; the protection; tha qanun of jinayah; the politic of criminal.

Full Text:

PDF

References


Books

Arief, B. N. (2002). Kebijakan Hukum Pidana, Jakarta: Citra Aditya Bakti.

Djazuli, A. (2000), Fiqih Jinayah (Upaya Menanggulangi Kejahatan Dalam Islam, Jakarta: Raja Grafindo.

Mansur, D. M. A. & Gultom, E. (2007). Urgensi Perlindungan Korban Kejahatan, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muladi. (2005). HAM dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana, Bandung, Refika Aditama.

Nur, M. (2020). Pengantar dan Asas-Asas Hukum Pidana Islam, Banda Aceh: Pena.

Poernomo, B. (1998). Beberapa Aspek Kebijakan Penegakan dan Pengembangan Hukum Pidana, Bandung: Penerbit PT Citra Aditya Bakti

Priyatno, D. (2009). Kebijakan Legislasi Tentang Sistem Pertanggung jawaban Pidana Korporasi di Indonesia, Bandung: Utomo.

Sudarto. (1979). Suatu Dilema Dalam Pembaharuan Sistem Pidana Indonesia, Semarang: Fakultas Hukum UNDIP.

Sudarto. (1983). Hukum Pidana dan Perkembangan Masyarakat. Bandung: Sinar Baru.

Tripa, S. (2019). Diskursus Metodologi dalam Penelitian Hukum. Banda Aceh: Bandar Publishing.

Wahid, A. & Irfan, M. (2001). Perlindungan Terhadap Korban Kekerasan Seksual Advokasi atas Hak Asasi Perempuan, Bandung: Refika Aditama.

Wardi, M. A. (2020). Pengeantar dan Asas Hukum Pidana Islam, Jakarta: Sinar Grafika.

Journal Article

Andiko, T. (2017). Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan Sanksinya Perspektif Hukum Islam (Studi Kritis UU No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 6(3): 1-14.

Heryanto, B. (2020). Korban Tindak Pidana Pemerkosaan Dalam Perspektif Viktimologi. Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 6(1): 90-101.

Isdiyanto, I. Y. (2018). Problematika Teori Hukum, Konstruksi Hukum dan Kesadaran Sosial. Jurnal Hukum Novelty, 9(1): 54-69.

Jati, H., Khalid, B. & Endri. (2021). Integration of Penal and Non-Penal Acts in Tackling Santet. ICIL 3rd, 1-9.

Kamarusdiana. (2016). Qânûn Jinâyat Aceh dalam Perspektif Negara Hukum Indonesia. Jurnal Al-Ahkam, 15(2): 151-162.

Krisantya, E. B. (2016). Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Pelecehan Seksual Terhadap Anak. Jurnal Penelitian Hukum Supremasi Hukum, 12(5): 1-8.

Nairazi A. Z. & Aidil, F. (2020). Pembayaran Ganti Rugi Bagi Korban Pemerkosaan Dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 (Tinjauan Perspektif HAM Internasional). Jurnal Hukum, Samudera Keadilan, 15(1): 1-15.

Rothe, D., & Mullins, C. (2010). Beyond the Juristic Orientation of International Criminal Justice: The Relevance of Criminological Insight to International Criminal Law and its Control A Commentary. International Criminal Law Review, 10(1): 1-20.

Santoso, H. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Anak Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual. Lex Journal: Kajian Hukum & Keadilan, 3(2): 1-21.

Sari, O. U. (2014). Upaya Perlindungan Korban Perkosaan Ditinjau Dari Sudut Pandandang Viktimologi. Jurnal Penelitian Hukum Supremasi Hukum, 12(5): 1-17.

Sarono, A. (2018). Pemberantasan Korupsi Dengan Pendekatan Hukum Islam. Diponegoro Private Law Review, 2(1): 198-205.

Syaufi, A. & Haiti, D. (2018). Policy of Criminal System Formulation Oriented to Rape Crime Victims. Sociological Jurisprudence Journal, 1(2): 103-112.

Sulaiman. (2018). Paradigma dalam Penelitian Hukum. Kanun Jurnal Ilmu Hukum. 20(2): 255-272.

Wantu, F. M. & Wiwoho, J. (2020). Orientation of the Aim of the Punishment seen from Ius Constituendum of Criminal Law and Local Wisdom Value in Gorontalo Correctional Institution. Journal of Critical Review, 7(19): 1001-1006.

Research Results

Mursyid, I. (2019). Analisis Hukum Islam Terhadap Pemberian Pembebasan Bersyarat Bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Disertasi. Semarang. UIN Walisongo.

Nur, M. (2018). Kajian Hukum Jinayah Tentang Sanksi Terhadap Anak Pelaku Pelecehaan Seksual (Suatu Studi dari Perspektif Kebijakan Hukum Pidana). Disertasi. Banda Aceh: Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Tania, A. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Perkosaan di Polresta Mataram (Studi di Polresta Mataram). Disertasi. Mataram: Universitas Muhammadiyah Mataram.

Yani, A. (2020). Penerapan Sanksi Ta'zir Dalam Pondok Pesantren Mawaridussalam (Analisis Hukum Pidana Islam dan Hukum Pidana Positif). Disertasi. Medan: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v23i2.20311

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.