Gender Perspektif dalam Formalisasi Syariat Islam di Aceh

T. Saiful Saiful

Abstract


ABSTRAK. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan perspektif gender dalam penyusunan qanun dan pandangan ulama serta cendikiawan muslim tentang bagaimana sebaiknya qanun yang berperspektif gender. Dalam pembentukan qanun, Pancasila sebagai dasar negara dijadikan parameter kesetaraan gender, disamping beberapa ketentuan lain berupa undang-undang, perjanjian dan konvensi internasional yang melindungi hak-hak perempuan. Pemahaman terhadap hakikat keberadaan teks al Qur’an dan hadist tentang nilai-nilai keislaman perlu mendapat kajian khusus dan mendalam guna menemukan ruh syariah (nilai filosofis) dari suatu ketentuan hukum dalam upaya formalisasi syariat Islam berperspektif gender.

 

Gender Perspective in Formalization of Islamic Law in Aceh

 

ABSTRACT. This paper aims to explain the gender perspective in law making and the views of Muslim scholars on how best Qanun gender perspective. In establishing the Qanun, Pancasila as the state used as a parameter for gender equality, as well as several other provisions in the form of laws, international treaties and conventions that protect women's rights. Understanding of the nature of the text where the Qur'an and hadith about Islamic values deserve special assessment and due diligence to find the spirit of sharia (philosophical) of a provision of the law in an effort formalization of Islamic law with a gender perspective.

Keywords


gender perspektif; syariat islam; gender perspective; islamic law

Full Text:

PDF

References


Afriansyah, 2012, “Mengapa Syariat Islam di Aceh Tidak berjalan Mulus ?” artikel yang dimuat dalam Institut Global Aceh tanggal 29 Desember.

Amirul Hadi, 2009, Membumikan Islam di Aceh, kumpulan tulisan dalam buku Aceh Madani Dalam Wacana, Penerbit Aceh Justice Resource Centre (AJRC), Banda Aceh.

Al Yasa’ Abu Bakar, 2002, “Pelaksanaan Syari’at Islam di Aceh (Sejarah dan Prospek)”, dalam Fairus M. Nur (Ed.), Syariat di Wilayah Syari’at, Dinas syari’at Islam, Banda Aceh.

Azyumardi Azra, 2001, “Belum Ada Negara Sebagai Acuan Pelaksanaan Syari’at Islam”, dalam Kurniatun dkk (ed), Syari’at Islam Yes, Syari’at Islam No, Paramadina, Jakarta.

Daud Rasyid, “Formalisasi Syari’at di Serambi Mekkah”, dalam Kurniatun dkk (ed), Syari’at Islam Yes, Syari’at Islam No, Paramadina, Jakarta.

Departemen Kehutanan, 2005, Laporan Tahunan Kegiatan Pengarusutamaan Gender Tahun 2005, Departemen Kehutanan, Jakarta

Depkumham, 2015, “parameter Kesetaraan Gender’ Http://www.djjp.depkumham.go.id, diakses 10 Desember.

Edy Sumtaki dkk (ed), 2003, Syariat Islam, Urgensi dan Konsekuensinya Sebuah Bunga Rampai, Komunitas Nisita, Jakarta.

Gadis Arivia, 2003, Filsafat Berperspektif Feminis, Yayasan Jurnal Perempuan, Jakarta.

Hasanuddin Yusuf Adan,2003, Tamaddun dan Sejarah (Etnografi Kekerasan di Aceh), Prisma Sophie Press, Yogyakarta.

Mohamad Ikrom, 2013, Syariat Islam dalam Perspektif Gender dan Hak Asasi Manusia (HAM), Jurnal Supremasi Hukum, Vol.2, No. 1, Juni.

Munawar A Djalil, “Menjawab Mitos Syari’at Islam di Aceh”, www.serambinews.com.

Muslim Ibrahim, 2004, “Syari’at Islam di Aceh”, (artikel dalam seminar tahunan UIN/STAIN se-Indonesia 12 Desember , 2004, di Aceh).

Rifyah Ka’bah, 2004, Penegakan Syari’at Islam di Indonesia, Khairul Bayan, Jakarta.

Rusjdi Ali Muhammad, Sejarah Syari’at Islam di Aceh (makalah diseminarkan pada konferensi tahunan 16-20 Desembser 2004 di Aceh.

Saiful, 2012, Modul Pelatihan Konsep Gender, Dinas Pendidikan Aceh, Banda Aceh.

Syahrizal Abbas, 2009, “Membangun Materi Qanun Aceh yang Responsif”, dalam Aceh Madani dalam Wacana, Aceh justice Resource Centre (AJRC), Banda Aceh.

Taufik Adnan Amal dan Samsu Rizal Panggabean, 2004, Politik Syari’at Islam (Dari Indonesia hingga Nigeria), Pustaka Alvabet, Jakarta.

Yaswiman, 2001, Hukum Keluarga, Karakteristik dan Propek Doktrin Islam dan Adat Dalam Masyarakat Matrilineal Minangkabau, PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta.

Yusny Saby, 2002, Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh Suatu Peluang dan Tantangan, Kanun No. 34, edisi Desember.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.