Perlindungan Hukum oleh Negara Kepada Pemeluk Agama di Indonesia dan Perbandingannya dengan Ketentuan dalam Islam

Zahratul Idami

Abstract


ABSTRAK. Negara Indonesia merupakan negara yang kaya dengan perbedaan baik bahasa, budaya termasuk agama yang dianut oleh penduduknya, sehingga karena perbedaan ini tentunya akan mengalami berbagai permasalahan dalam melakukan hubungan antar sesama penduduk. Sebagai negara yang berdasarkan hukum (rechtstaat), maka bagi penduduk Indonesia semua permasalahan yang ada akan diselesaikan secara hukum. Permasalahan yang dialami oleh pemeluk agama di Indonesia diantaranya adalah terjadi penyalahgunaan dan/atau penodaan agama terhadap suatu agama yang dianut. Permasalahan ini terus terjadi dan semakin meningkat dari tahun-tahun. Oleh karena itu perlu kajian yang mendalam untuk mengatasi permasalahan yang ada. Dalam hal ini yang ingin dikaji adalah perlindungan hukum yang diberikan oleh negara kepada pemeluk agama di Indonesia dan bagaimanakah ketentuan tentang pemeluk agama dalam Islam. Penulisan ini mengunakan kepustakaan untuk mengumpulkan bahan bacaan dari peraturan perundang-undangan dan referensi berupa literatur, makalah, jurnal dan tulisan-tulisan lainnya yang berkaitan dengan masalah yang dikaji.

 

Law Protection by a State for Religion Believers in Indonesia and Its Comparison with Islamic Laws

 

ABSTRACT. Indonesia is a diverse country with a great language, culture including religion differences of its population it will have various problems in the relationship between the members of the population. As a state based on law, the citizens face existing problems should be resolved legally. The problems experienced by religion in Indonesia including fraud and/or blasphemy against a the religion values. The problems persist and there are increasing. Therefore it needs a research to overcome them. It needs to be examined by the legal protection granted by the state to religions in Indonesia and how the provisions on religion in Islam. This is a literature research conducted by collecting reading material on the legislations and the form of literature references, papers, journals, and other writings relating to the problems.


Keywords


perlindungan hukum; negara; pemeluk agama; law protection; state; religion believers.

Full Text:

PDF

References


Abu al-Izz al-Hanafiy, Syarh at-Thahawiyyah fî al-‘Aqîdah as-Salafiyyah, Jami’ah Imam Muhammad bin Saud al-Islamiyyah, Arab Saudi.

Al-Ghazali, 1993, Al-Iqtshâd fî al-I’tiqâd, Dar wa Maktabah al-Hilal, Beirut.

Al-Maliki, 1990, An-Nizhâm al-‘Uqûbât, Dar al-Ummah, Beirut.

Al-Mawardi, 1960, Al-Ahkâm as-Sulthâniyyah, Dar al-Fikr, Beirut.

______, 1996/1416 H, Al-Ahkam as-Sulthaniyyah wa al-Wilayat ad-Diniyyah, Al-Maktab al-Islami, Cet. I, Beirut.

Al-Qurthubi, 2003, Al-Jâmi’ li Ahkâm al-Qur’ân, Dar Alim al-Kutub, Riyadh.

At-Taftazani, 2000, Syarh al-Aqâ’id an-Nasafiyyah, al-Maktabah al-Azhariyyah asy-Syarif, Mesir.

Departemen Agama RI, 2000, Al-Qur’an dan Terjemahan dengan Transliterasi, AsySyifa’, Semarang.

Djazuli, Fiqh Jinayah, Upaya Menanggulangi Kejahatan dalam Islam.

Fazlur Rahman, 1967, Implementation of Islamic Concept of State in the Pakistan Milleu, Islamic Studies, Vol 6.

Ibnu Mandzhur, tt, Mukhtashar Târîkh Damsyiq, 263/VI, al-Maktabah as-Syamilah, tp.

Hasan Al-Banna, 1992, Majmu’ah Rasail, Dar at-Tauzi’ wa an-Nasyr alIslamiyah, Cairo.

Ibnu Qayyim, 1997, Ahkâm Ahl adz-Dzimmah, Dar Ibnu Hazm, Beirut.

Jimly Asshiddiqie, 2005, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia, Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

Juhaya S. Praja dan Ahmad Syihabuddin, 1982, Delik Agama Dalam Hukum Pidana Di Indonesia, Penerbit Angkasa, Bandung.

Muhammad Nasib Ar Rifa’i, 1999, Kemudahan dari Allah; Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Terj. Syihabuddin, Cet. 1, Gema Insani Press, Jakarta.

Reese, 1999, Dictionary of Philosophy and Religion, Humanities Books, New York.

Robert C. Solomon dan Katheleen M. Higgins, 2002, Sari Sejarah Filsafat, terjemahan Saut Pasaribu, Yayasan Benteng Budaya, Yogyakarta.

Satjipto Rahardjo, 2000, Ilmu Hukum, Cet V, Citra Adytia Bhakti, Bandung.

Suparman Usman, 2009, Hukum Islam, Gaya Media Pratama, Jakarta.

Zakiah Daradjat, H.M. Rasjidi, dkk, 1997, Islam Untuk Disiplin Ilmu Filsafat, Departemen Agama, Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, Jakarta.

Ziyad Ghazal, Masyrû’ Qânûni Wasâ’il al-A’lam fî Dawlah al-Khilâfah, Dar Waddah li an-Nasyr, ttp.

Makalah dan Jurnal

Haryatmoko, 1999, “Pluralisme Agama dalam Perspektif Filsafat”, Makalah Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Nilay Saiya, 2015, The Religious Freedom Peace, The International Journal of Human Rights.

Pan Muhammad Faiz, Analisa dari Dr. Melissa Crouch UU Penodaan Agama dan Mahkamah Konstitusi dimuat pada kolom khazanah, Konstitusi No. 87 – Edisi Mei 2014.

Perserikatan Bangsa-bangsa, Frequently Asked Questions on Human Rights-Based Approach to Development Cooperation, New York dan Geneva: PBB, 2006.

Saleh Partaonan Daulay, “Perlindungan Pemerintah Terhadap Pemeluk Agama” Makalah disampaikan pada Seminar Nasional dalam rangka menyambut hari amal bhakti Kementerian Agama RI ke 69 pada tanggal 18 Desember 2014 di Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.