Pembangunan Hukum Perikanan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal

Sulaiman Sulaiman

Abstract


Local wisdom is an impoertant fact in Indonesian society. One of wisdoms is the custom of the sea and the Panglima Laot in Aceh. it shows living legal perspective having long history in the fishery sector. This research aims to explore to which extent the extence of the wisdom having relation for the position of the leader expecially by looking the role and function focuising on the meaning of nature based on religious values. The concept and the sustainability are found based on its optical scene in looking at the wealth not only physical but also nonphysic.

 

Sustainable Fishery Law Development Based on Local Wisdom


Keywords


legal fishery; local wisdom; panglima laot

Full Text:

PDF

References


A Sony Keraf, 2002, Etika Lingkungan, Penerbit Buku Kompas, Jakarta.

Anonimius, 2007, Dokumen Analisis Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Wetlands International, WWF, Both Ends, IUCN, dan Oxfam, Banda Aceh.

Hilman Hadikusuma, 2003, Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia, Mandar Maju, Bandung.

HR. Otje Salam Soemadiningrat, 2002, Rekonsepsualisasi Hukum Adat Kontemporer: Telaah Kritis terhadap Hukum Adat sebagai Hukum yang Hidup dalam Masyarakat, Alumni, Bandung.

I Gede A..B. Wiranata, 2005, Hukum adat Indonesia Perkembangan dari Masa Ke Masa, Citra Aditya Bakti, Bandung.

I. Nyoman Nurjaya, 2007, Reorientasi Paradigma Pembangunan Hukum Negara dalam Masyarakat Multikultural: Perspektif Antropologi Hukum, Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang, 10 September.

_______ 2009, Menuju Pengakuan Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam, Perspektif Antropologi Hukum, Jurnal Kertha Wichaksana Vol. 15 No. 2.

Lukman Hakim, 2009, Upaya Harmonisasi Hukum terhadap Perlindungan Pengetahuan Tradisional di Indonesia, Jurnal Yustika Vol. 12 No. 2, Desember.

M. Adli, Sulaiman Tripa, Teuku Muttaqin, 2006, Selama Kearifan adalah Kekayaan, Eksistensi Hukum Adat Laot dan Panglima Laot di Aceh, Yayasan Kehati, Jakarta.

M. Hakim Nya’ Pha, 2001, “Panglima Laot: Peranannya dalam Lembaga Adat Laot”, Makalah Duek Pakat Panglima Laot se-Aceh di Sabang, 19-20 Maret.

M. Hatta, 2010, Konsep Masyarakat Adat dan Problematika Pengakuan dan Perlindungannya, Jurnal Risalah Hukum Vol. 6 No. 2, Desember.

Rahmad Syafa’at, 2008, Kearifan Lokal pada masyarakat adat di Indonesia, Jurnal Publica Vol. IV No. 1, Januari.

Robert Pomeroy, et. al., 2007, Fish Wars: Conflict and Collaboration in Fisheries Management in Southeast Asia, USA : Elsevier, ScienceDirect, Marine Policy.

Rosalina, 2010, Eksistensi Hak Ulayat di Indonesia, Jurnal Sasi, Vol. 16, No. 3, Juli-September.

Sanusi M. Syaref, 2003, Leuen Pukat dan Panglima Laot dalam Kehidupan Nelayan di Aceh, CSSP, Jakarta.

Sartini, 2004, Menggali Kearifan Lokal Nusantara, Sebuah Kajian Filsafati, Jurnal Filsafat Vol. 37 No. 2, Agustus.

Satjipto Rahardjo, 2006, Membedah Hukum Progresif, Penerbit Kompas, Jakarta.

Snouck Hurgronje, 1985, Aceh di Mata Kolonialis, Yayasan Soko Guru, Jakarta.

Sulaiman, 2010, Pelaksanaan Hukum Adat Laot dalam Pengelolaan Perikanan, Laporan Penelitian, LP Unsyiah, Banda Aceh.

______ 2011, Pemodelan Pengelolaan Perikanan Berbasis Hukum Adat Laot di Lhok Rigaih Aceh Jaya, Jurnal Masalah-masalah Hukum, Jilid 40, No. 1, Januari 2011.

Syamsuddin Daud, 2002, Kedudukan dan Kewenangan Panglima Laot dalam Hukum Adat Laot di NAD, Tesis, MIH Universitas Sumatera Utara, Medan.

T. Muttaqin Mansur, 2008, Kedudukan Putusan Peradilan Adat Laot dalam Sistem Hukum Nasional (Penelitian di Kabupaten Pidie dan Aceh Utara), Tesis, MIH Unsyiah, Banda Aceh.

Teuku Djuned, 2001, “Kedudukan Panglima Laot dalam Hukum Positif di Indonesia”, Makalah Duek Pakat Panglima Laot se-Aceh di Sabang, 19-20 Maret.

______ 2003, “Lembaga Panglima Laot dalam Sistem Hukum Adat di Aceh” dalam Menuju Revitalisasi Hukom dan Adat di Aceh, Jakarta: CSSP, Jakarta

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat-Istiadat.

Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 tentang Lembaga Adat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




KANUN : Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Published by: 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1, Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.