Analisis Yuridis terhadap Legalitas Qanun Aceh No. 6/2014 tentang Hukum Jinayat

Endri Ismail

Abstract


Penelitian ini berupaya memaparkan legalitas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat (Qanun Jinayah) dalam konstruksi hukum tata negara Indonesia. Untuk menganalisis hal tersebut, penelitian ini akan meninjau legalitas Qanun Jinayah dari dua sudut pandang, yaitu formalitas pembentukan peraturan perundang-undangan dan konsep negara kesatuan. Qanun Jinayah menuai banyak perdebatan disebabkan kedudukannya sebagai peraturan daerah (perda) namun bermateri muatan pidana Islam (jinayah) yang sama sekali belum diatur dalam peraturan perundang-undangan di level nasional. Tahun 2015, Qanun Jinayah dilakukan uji materiil ke Mahkamah Agung oleh Perkumpulan Masyarakat Pembaharuan Peradilan Pidana (ICJR) namun permohonan uji materiil ini dinyatakan tidak dapat diterima dengan alasan prematur (belum waktunya). Analisis yuridis dari perspektif hukum ketatanegaraan ini penting dilakukan mengingat legalitas sebuah peraturan perundang-undangan menentukan validitas dan kekuatan berlakunya.

 

Yuridical Analysis of the Legality of Qanun Aceh Number 6 Year 2014 on Jinayat Law

 

This research attempts to describe the legality of Qanun Aceh Number 6 Year 2014 on Jinayat Law (Qanun Jinayah) in the construction of Indonesian constitutional law. To analyze it, this study will examine the legality of Qanun Jinayah from two perspectives, those are the formality of the formulation of legislation and the concept of a unitary state. Qanun Jinayah gets  a lot of debate because of its position as a Regional Regulation (Peraturan Daerah), but the material of Islamic criminal content (Jinayah) which has not been regulated in national legislation. In 2015, Qanun Jinayat is subjected to a judicial review to the Supreme Court by the Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), but this petition is declared unacceptable on a premature reason (unspecified). Judicial analysis from the perspective of constitutional law is important to do due to the legality of a legislation determines the validity and strenght of the law.


Keywords


legalitas; qanun jinayah; aceh; hukum tata negara; legality; qanun jinayah; constitutional law.

Full Text:

PDF

References


A.A. Sudirman, (ed.) 2011, Analisis Qanun-Qanun Aceh Berbasis Hak Asasi Manusia, Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asasi, Jakarta.

Abdul Gani Isa, 2013, Formalisasi Syari’at Islam di Aceh (Pendekatan Adat, Budaya, dan Hukum), Penerbit PeNA, Banda Aceh.

Aharis Mabrur, Rusjdi Ali Muhammad, Mohd. Din, 2015, Konsepsi Pidana Hudud dalam Qanun Jinayat Aceh-Indonesia dan Brunei Darussalam, Kanun Jurnal Ilmu Hukum Vol. 19 No. 1.

Arfiansyah, 2012, Syari’at Islam, Politik, dan Perempuan di Aceh, Arraniry Press, Banda Aceh.

Astim Riyanto, 2006, Negara Kesatuan: Konsep, Asas, dan Aktualisasinya, Yapemdo, Bandung.

Denny Indrayana, 2008, Negara Antara Ada dan Tiada, Kompas, Jakarta.

Faisal A. Rani, 2011, “Formalisasi Prinsip dan Syari’at Islam dalam Sistem Hukum Nasional”, Pidato, Pengukuhan Guru Besar pada Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 9 April.

Faisal A. Rani, “Non-Muslim Bisa Tunduk pada Qanun”, http://www.hukumonline.com/berita/ba-ca/prof-faisal-a-rany--brnon-muslim-bisa-tunduk-pada-qanun, diakses 2 Agustus 2016.

Hukum Online, “Prof Faisal A. Rani, Nonmuslim Bisa Tunduk pada Qanun”, http://www.hukumonline.com/berita/baca/prof-faisal-a-rany--brnon-muslim-bisa-tunduk-pada-qanun, diakses 2 Agustus 2016.

Jimly Asshiddiqie, 2004, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Diterbitkan atas kerjasama Mahkamah Konstitusi RI dan Pusat Studi HTN FH-UI, Jakarta.

Mohd Din, 2009, Stimulasi Pembangunan Hukum Pidana Nasional dari Aceh untuk Indonesia, Unpad Press, Bandung.

Muhammad Siddiq Armia, 2011, Studi Epistemologi Perundang-Undangan, Teratai Publisher, Banda Aceh.

_____, 2016, "The Role of Indonesian Constitutional Court In Protecting Energy Security." Jurnal Konstitusi, Vol. 13, No. 2.

_____, 2017, “Constitutional Courts And Judicial Review: Lesson Learned For Indonesia,” Negara Hukum, Vol.8, No.1.

Muzakkir Abubakar, Suhaimi Suhaimi, Basri Basri, 2011, Kewenangan Pemerintah Aceh terhadap Pelaksanaan Fungsi Mahkamah Syar’iyah dalam Sistem Peradilan Nasional (Tinjauan tentang Kewenangan Yustisi dalam Otonomi Khusus), Kanun Jurnal Ilmu Hukum Vol. 13, No. 1.

Soerjono Soekanto, 2014, Pengantar Penelitian Hukum, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

_____, Sri Mamudji, 2006, Penelitian Hukum Normatif, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Syamsul Rijal, (ed.) 2007, Dimensi Pemikiran Hukum dalam Implementasi Syari’at Islam di Aceh, Dinas Syari’at Islam Aceh, Banda Aceh.

T. Saiful, 2016, Gender Perspektif dalam Formalisasi Syariat Islam di Aceh, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 18 No. 2.

Peraturan Perundang-undangan/Dokumen Lainnya

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang No. 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh (Lembaran Negara RI Tahun 1999 Nomor 172, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3893).

Undang-Undang No. 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4134).

Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara RI Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4633).

Undang-Undang No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5234).

Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5587).

Qanun Aceh No. 5 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pembentukan Qanun (Lembaran Aceh Tahun 2011 Nomor 10, Tambahan Lembaran Aceh Nomor 38).

Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat (Lembaran Aceh Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Aceh Nomor 66).

Risalah Sidang Pembahasan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Sekretariat Jenderal DPR RI, diakses 19 September 2016.




DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v20i1.9625

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


KANUN

Jurnal Ilmu Hukum

 

ISSN (Print): 0854 – 5499

ISSN (Online): 2527 – 8428

 

Redaksi Kanun: Jurnal Ilmu Hukum

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Jl. Putroe Phang No. 1

Darussalam, Banda Aceh 23111

Telp. (0651) 7552295; Faks. (0651) 7552295

E-mail: kanun.jih@unsyiah.ac.id

Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/kanun

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.