Komparasi Kinerja Panel Surya Jenis Monokristal dan Polykristal Studi Kasus Cuaca Banda Aceh

Sura Eka Pratama Pagan, Ira Devi Sara, Hafidh Hasan

Sari


Pada penggunaan panel surya dalam pembangkit tenaga listrik tenaga surya (PLTS) dalam skala kecil maupunĀ  besar biasanya menggunakan panel surya jenis monokritsal maupun polikritsal, dikarenakan efisiensi yang tinggi, harga murah, dan produksinya besar. Penggunaan panel surya sangat tergantung pada keadaan cuaca suatu daerah, di Banda Aceh studi yang menunjukkan rekomendasi penggunaan jenis panel surya belum ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis panel surya sebagai rekomendasi yang diterapkan di cuaca Banda Aceh. Sehingga hasil penelitian selama 60 hari dilakukan pengamatan yaitu dari tanggal 24 Juli 2017 sampai dengan 23 November 2017. Pada daya keluaran panel surya menunjukkan bahwa panel surya jenis monokristal menghasilkan daya keluaran yang lebih besar dari panel surya jenis polikritsal dalam segala kondisi cuaca. Pada energi panel surya menunjukkan panel surya jenis monokristal menghasilkan energi lebih besar dibandingkan dengan panel surya jenis polikristal, dengan selisih energi sebesar 229 Wh. Dan dari segi biaya Rupiah per Wh, panel surya jenis monokristal memperoleh 522 Rp/Wh dan panel surya jenis polikristal memperoleh 565 Rp/Wh. Jadi, dengan segala faktor yang diilihat yaitu daya keluaran, energi, dan biaya, menunjukkan panel surya jenis monokristal direkomendasi untuk digunakan pada kondisi cuaca di Banda Aceh.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.