PERANCANGAN DAN ANALISIS BACK TO BACK THYRISTOR UNTUK REGULASI TEGANGAN AC SATU FASA

Indah Pratiwi Surya, Hafidh Hasan, Rakhmad Syafutra Lubis

Sari


Thyristor merupakan bahan semikonduktor yang digunakan sebagai saklar dengan prinsip kerja hampir sama seperti dioda, namun dilengkapi dengan gate yang berfungsi untuk mengatur sudut penyalaannya sesuai dengan yang dibutuhkan, sehingga tegangan keluaran dapat divariasikan. Tegangan keluaran tersebut dapat diaplikasikan pada rangkaian dimmer, dimana rangkaian tersebut merupakan rangkaian yang berfungsi sebagai pengontrol keredupan lampu. Tipe thyristor yang digunakan adalah back to back thyristor yang fungsi utamanya sebagai regulator. Pada rangkaian thyristor ini digunakan rangkaian zero crossing detector yang berfungsi sebagai pendeteksi titik persilangan pada nilai nol yang nantinya titik ini menjadi acuan untuk membangkitkan sinyal trigger. Sinyal trigger merupakan sinyal keluaran dari rangkaian kontrol yang digunakan sebagai pemicu sudut penyalaan dari thyristor. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tegangan keluaran yang dihasilkan oleh rangkaian back to back thyristor dapat dikontrol dengan mengatur sudut penyalaan pada thyristor dari 00-1800. Nilai tersebut berbanding terbalik dengan nilai tegangan yaitu 220 volt sampai 0 volt. Dari hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai sudut penyalaan, maka nilai tegangan yang dihasikan semakin rendah, begitu juga sebaliknya.


Kata Kunci— Thyristor, Trigger, Kontrol Sudut Penyalaan, Regulasi Tegangan, Dimmer Lampu.


Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.