DESAIN SISTEM TRANSFER BEBAN OTOMATIS DARI SUMBER PLN KE PLTS PADA WAKTU BEBAN PUNCAK (WBP)

Agus Mulyadi, Zulfikar Zulfikar, Zulhelmi Zulhelmi

Sari


Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat dari tahun ke tahun. Perusahaan Listrik Negara (PLN) selaku penyedia energi listrik di Indonesia, belum sepenuhnya mampu mensuplai energi listrik secara merata. Hal ini terjadi karena laju pertambahan sumber energi baru dan pengadaan pembangkit tenaga listrik tidak sebanding dengan peningkatan konsumsi listrik. Penghematan perlu dilakukan untuk mengurangi intensitas terjadinya pemadaman listrik bergilir. Khususnya pada waktu beban puncak yang diistilahkan dengan WBP(Waktu Beban Puncak) yang sering terjadi pada jam 18:00 WIB sampai dengan 00:00 WIB. Untuk menghindari hal tersebut dirancanglah sebuah alat untuk mengatur pemakaian PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang tersimpan di Baterai sebagai energi utama pada Waktu Beban Puncak (WPB). Mikrokontroler Arduino (Arduino Mega 2560)  dan RTC (Real Time Clock)  digunakan sebagai kontrol waktu untuk mengalihkan atau Switching dari PLN ke Baterai pada saat WBP. Sistem ini juga mengontrol kapasitas baterai sebelum WBP dengan tambahan sensor tegangan DC, agar sumber energi listrik dari baterai dapat dialihkan ke beban. Jika kapasitas baterai tidak mencukupi atau dibawah 12 V untuk dilakukan pengalihan, maka sumber utama tetap di suplai oleh PLN. Jika kapasitas baterai diatas 12 V, maka Sistem akan mengalihkan ke sumber PV. Charge Controller untuk kontrol charge dan discharge baterai ditambahkan untuk menjaga baterai dari kerusakan. Keluaran yang diharapkan dari perancangan sistem ini adalah dapat membantu menurunkan beban suplai tegangan dari PLN saat WBP terjadi, sehingga dapat mencegah terjadinya pemadaman listrik bergilir. Dengan sistem ini kualitas tegangan yang didapatkan oleh konsumen akan lebih stabil.

 

Kata Kunci— WBP, Baterai, Sensor Tegangan Dc, Charge Controller, Switching, Arduino, RTC


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.