Korelasi antara kontrol diri dengan kecenderungan agresi siswa

Hazniga Putri, Syaiful Bahri, Abu Bakar, Khairiah Asfaruddin

Abstract


The tendency to aggression is the desire to hurt others, both verbally and non-verbally. This desire often appears among teenagers and usually has a "bad" impact on other teenagers. One of the variables that correlate with this tendency to aggression is self-control, which is the ability to control one's own behavior. This study aims to determine the correlation between self-control with the tendency of aggression in senior high school students in Banda Aceh. The correlational quantitative approach is the approach used. Meanwhile, by using the cluster sampling technique (3 selected high schools) and considering an alpha of 0.05, a minimum sample size of 256 students of class XI was obtained. The data collection technique uses a Likert scale questionnaire. While the data analysis technique used descriptive statistical analysis and Pearson Product Moment correlation analysis. The results showed that students' self-control was in the high category and students' aggression tendencies were in the medium category. Then the results of the study also showed that there was a negative and significant relationship between self-control and aggressive tendencies with a value of r = -0.525. The results of the significance of self-control with a tendency to aggression is Tcount > T table (-9.832 > 1.969). Peril that is, the alternative hypothesis formulated can be accepted. In other words, the higher a person's self-control, the lower the tendency for aggression, and vice versa. The percentage results for the correlation of self-control with the tendency of aggression in this study were 27%, and the other 73% were on other factors that could be the cause of the emergence of aggressive tendencies such as internal and external factors. Internal factors are biological factors, self-quality, thinking skills, emotional skills, and positive thinking patterns. While external factors are parenting patterns, learned habits, and social norms.Keywords: Self Control, Aggressive Behavior, Correlational Analysis.  

ABSTRAK

 

Kecenderungan agresi merupakan  hasrat untuk menyakiti orang lain, baik secara verbal maupun non-verbal. Hasrat ini sering muncul dalam kalangan remaja dan biasanya berdampak tidak “baik” terhadap remaja lain. Salah satu variabel yang berkorelasi dengan kecenderungan  agresi ini adalah kontrol diri yang merupakan kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kontrol diri dengan kecenderungan agresi pada siswa SMA Negeri di Banda Aceh. Pendekatan kuantitatif korelasional merupakan pendekatan yang digunakan. Sementara dengan menggunakan teknik clusster sampling (3 SMA terpilih) dan mempertimbangkan alpha 0,05  diperoleh besaran sampel minimal 256 siswa kelas XI . Teknik pengumpul datanya menggunakan angket bentuk skala likert. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri siswa berada pada kategori tinggi dan kecenderungan agresi siswa berada pada kategori sedang. Kemudian hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kontrol diri dengan kecenderungan agresi denang nilai r = -0.525. Hasil signifikansi antara kontrol diri dengan kecenderungan agresi yaitu Thitung > Ttabel (-9.832 > 1.969). Artinya, hipotesis alternatif yang dirumuskan dapat  diterima. Dengan kata lain semakin tinggi kontrol diri seseorang maka akan semakin rendah kecenderungan agresinya, begitupun sebaliknya. Hasil persentase untuk korelasi kontrol diri dengan kecenderungan agresi dalam penelitian ini sebesar 27%, dan 73% lainnya terdapat pada faktor lain yang dapat menjadi penyebab munculnya kecenderungan agresi seperti faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu faktor biologis, kualitas diri, keterampilan berpikir, keterampilan emosi, dan pola pikir yang positif. Sedangkan faktor eksternal yaitu pola asuh orang tua, kebiasaan-kebiasaan yang dipelajari, dan norma sosial.


Keywords


Kontrol Diri; Perilaku Agresif; Analisis Korelasional.

Full Text:

PDF

References


Averill, J. R. (1973). Personal control over aversive stimuli and its relationship to stress. Psychological bulletin, 80(4), 286.

Buss, A. H., & Perry, M. (1992). The aggression questionnaire. Journal of personality and social psychology, 63(3), 452.

Franzoi, S.L. (2003). Social Psychology.3rd edition. McGraw ‐Hill Company.

Hastuti, L. W. (2018). Kontrol Diri dan Agresi : Tinjauan Meta-Analisis.. Buletin Psikologi, 26(1), 42–53https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.32805

Husna, N. (2019). Tingkat Kontrol Diri Siswa Dalam Mematuhi Tata Tertib Sekolah Di SMAN 1 Canduang. Jurnal Ekobistek, 8(1). https://doi.org/https://doi.org/10.35134/ekobistek.v8i1.177

Khoir, A. M. (2019). Kontrol Diri dengan Tingkat Agresivitas Remaja yang Memiliki Orangtua TNI atau POLRI. Cognicia, 7(2), 202–213. (Online). (http://ejournal.umm.ac.id/index.php/cognicia, diakses pada 29-08-2020).

Kurniawan, M. I. (2020). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Agresif Pada Santri Pondok Pesantren (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Maharani, P., & Laksmiwati, H. (2017). Kematangan Emosi dan Religiusitas terhadap Kecenderungan Agresi pada Siswa. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 8(1), 33-42.

Meydiningrum, & Darminto, E. (2020). Perilaku Agresif Ditinjau Dari Perspektif Teori Belajar Sosial Dan Kontrol Diri. Jurnal BK UNESA, 11(4). https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/34436/30637

Parastianti, A., Rini, R. A. P., & Lestari, B. S. (2020). Hubungan Kematangan Emosi dan Konformitas Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Perilaku Agresif Pada Kelompok Remaja di Surabaya. 1(02), 105–116. Retrieved from http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/sukma/article/view/4460/3187

Rahayu, L. P. (2018). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dan Kontrol Diri Terhadap Perilaku Agresif Pada Remaja SMP Negeri 27 Samarinda. Psikoborneo, 6(2), 317–329. Retrieved from http://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2018/08/JURNAL LEILLY (08-28-18-09-44-52).pdf

Republika.co.id. (2019, 08 Januari). KPAI Terima Pengaduan 4.885 Kasus Anak Selama 2018. Diakses pada 05 Februari 2020, dari https://www.republika.co.id/amp/pl0dj1428.

Saputra, W. N. E., & Handaka, I. B. (2017). Analisis Validitas Dan Reliabilitas Skala Perilaku Agresi. Prosiding Seminar Nasional, 2, 260–268. Retrieved from http://seminar.uad.ac.id/index.php/snbkuad/article/view/82/85

Sarwono, Sarlito Wirawan. 2002.Psikologi Remaja. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.

Sentana, M. A., & Kumala, I. D. (2017). Agresivitas Dan Kontrol Diri Pada Remaja Di Banda Aceh. Jurnal Sains Psikologi, 6(2), 51–55. (Online), (http://journal2.um.ac.id/index.php/JSPsi/article/view/1602., diakses pada 16-01-2020).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susantyo, B. (2011). Memahami Perilaku Agresif: Sebuah Tinjauan Konseptual. Informasi, 16(03), 189–202.

Thalib, S. B. (2010). Psikologi Pendidikan Berbasis Analisis Empiris Aplikatif. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Wartakota.tribunnews.com. (2019, 02 Mei). KPAI: Selama 2019 Ada 35 Kasus Pelanggaran Hak Anak Bidang Pendidikan Terjadi di Sekolah. Diakses pada 05 Februari 2020, darihttps://wartakota.tribunnews.com/2019/05/02/kpai-selama-2019-ada-35-kasus-pelanggaran-hak-anak-bidang-pendidikan-terjadi-di-sekolah.

Yahya, A. D., & Megalia, M. (2016). Pengaruh Konseling Cognitif Behavior Therapy (CBT) dengan Teknik Self Control untuk Mengurangi Perilaku Agresif Peserta Didik Kelas VIII di SMPN 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 3(2), 133-146.

Zahri, H., & Savira, I. (2017). Pengaruh self-control terhadap agresivitas remaja pada pelajar SMP dan SMU di sekolah perguruan nasional. Fakultas Psikologi Universitas Borobudur, 1–10.

Zulaiha, Husen, M., & Bakar, A. (2019). Analisis Faktor Penyebab Perilaku Agresif Pada Siswa. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(1), 5–10. Retrieved from http://www.jim.unsyiah.ac.id/pbk/article/view/6222


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN: 2407-5809

E-ISSN: 2714-5484

Diterbitkan Oleh:

Jurusan Bimbingan dan Konseling 

Universitas Syiah Kuala