GAYA BAHASA PENYIAR PADA PROGRAM NUMPANG NAMPANG TERHADAP MINAT PENDENGAR RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) MEULABOH

Muna Mudrikah, Said Fadhlain

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya bahasa komunikasi penyiar pada program Numpang Nampang terhadap minat pendengar Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh dengan menggunakan teori retorika Aristoteles, yaitu (1) invention atau penemuan, (2), arrangement atau penyusunan, (3), style atau gaya, (4), delivery atau penyampaian, dan (5), memory atau ingatan. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan juga studi pustaka dari buku, jurnal, dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya kelima penyiar di acara program Numpang Nampang dalam menarik minat pendengar ialah dengan gaya bahasa formal namun tidak kaku dan juga informal namun tetap resmi, hal tersebut menyesuaikan dengan topik dan juga narasumber pada acara tersebut. Selanjutnya gaya bahasa yang tak kalah penting ialah dengan memakai istilah anak-anak muda zaman sekarang dan juga tidak kalah penting tetap konsisten dengan logat atau ciri khas daerah, yaitu Aceh.

Kata Kunci: gaya bahasa, penyiar, RRI Meulaboh

 ABSTRACT

This study aims to determine how the Broadcaster's Communication Style in the ride-hailing program affects the interest of listeners of Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh by using Aristotle's rhetorical theory, namely (1), invention (2), arrangement, (3), style, (4), delivery, and (5), memory. The method used is qualitative research with a descriptive approach and also literature studies from books, journals, related articles. The results of this study indicate that the five broadcasters at the ride-hailing program in attracting listeners are using a formal language style but not rigid and also informal but still official, this adjusts to the topic and also the speakers at the event. Furthermore, the style of language that is no less important is to use the term young people today and it is also important to remain consistent with the accent or regional characteristics, namely Aceh.

Keywords: language style, announcer, RRI Meulaboh.


Full Text:

PDF

References


Chaer, A & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.

Deddy, M. (2014). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Remaja Rosda Karya.

Effendy, O. U. (1991). Kepemimpinan dan komunikasi. Gunung Agung.

Keraf, G. (2009). Diksi dan gaya bahasa. Gramedia.

Morissan. (2013). Teori komunikasi massa. Ghalia Indonesia.

Nazir, M. (2013). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.

Sumadiria, H. (2014). Sosiologi komunikasi massa. Simbiosa Rekatama Media.




DOI: https://doi.org/10.24815/jbs.v16i2.24588

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Bahasa dan Sastra

ISSN 1693-962X  (print) | 2564-6582 (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/JLB
Email     : jimpbsi@fkip.unsyiah.ac.id

Creative Commons License